Mencari Apartemen (Flat) di Berlin, Jerman

Sebelum saya pindah ke Jerman, saya harus sudah mendapatkan apartemen yang nantinya akan kami tinggali.

lokasi apartemen menentukan harga
lokasi apartemen menentukan harga

Mencari apartemen di Berlin, apalagi sebelum datang ke Berlin, bukan lah hal yang mudah.

Untungnya, proses pencarian apartemen ini, saya dibantu oleh agen relokasi StartCon dari Berlin, Jerman, untuk mencari, melakukan perjanjian sewa, dan bertindak atas nama saya.

Agen saya mengirimkan dokumen berupa checklist yang berisi kriteria apa saja yang saya inginkan untuk apartemen saya, yang akan menjadi acuan mereka untuk mencarikan apartemen yang sesuai.

Kriteria ini mencakup berapa hal, antara lain berapa anggaran saya, jumlah kamar yang diinginkan di luar dapur dan kamar mandi, apakah saya memiliki anak atau tidak, usia bangunan yang ingin ditinggali, terdapat perabot (full furnished) atau kosongan, membutuhkan garasi atau tidak, hingga kawasan seperti apa yang diinginkan.

Tempat tinggal ini penting, karena saya memerlukan alamat tempat tinggal yang nantinya saya gunakan untuk mengurus banyak hal ketika saya nanti tiba di Jerman.

Berdasarkan pengalaman saya mencari apartemen, berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mencari apartemen di Berlin pada khususnya, dan di Jerman pada umumnya.

Jenis Apartemen

contoh apartemen di Berlin
contoh apartemen di Berlin

Di Berlin, dan mungkin di kota besar lain di Jerman, tipe tempat tinggal yang bisa dipilih rata-rata berupa apartemen (flat) yang berada dalam sebuah gedung (shared building).

Biasanya gedung-gedung ini berada di daerah pemukiman di wilayah suburban dan sedikit jauh dari pusat kota.

Apartemen atau flat di Berlin dapat disewa untuk sendiri, bersama keluarga, atau berbagi dengan orang lain (flatshare).

Berbagi dengan orang lain (flatshare) tentu bisa menghemat biaya jika tinggal sendiri, di mana untuk tempat tinggal bersama ini disebut dengan wohngemeinschaft atau sering disingkat dengan WG.

Singkatan WG ini berguna sebagai tanda saat mencari tempat tinggal di situs persewaan apartemen, bahkan ada situs khusus untuk mencari WG, yaitu WG Gesucht yang tersedia dalam bahasa Jerman, Inggris, dan Spanyol.

tidak semua apartemen kosongan menyertakan dapur
tidak semua apartemen kosongan menyertakan dapur

Yang perlu diperhatikan, beberapa apartemen kosongan di Jerman tidak memiliki dapur.

Di Jerman, membeli perangkat dapur (kitchen set), memasang, dan memindahkannya saat pindah apartemen, merupakan hal yang wajar.

Jika tidak ingin repot harus membeli perangkat dapur, pastikan terdapat tulisan einbaükuche atau EBK, yang berarti apartemen tersebut kosong namun ada dapurnya.

Selain apartemen, ada juga yang berupa rumah, namun ini sangat jarang, dan biasanya berada di kawasan lebih pinggir dan harganya lebih mahal.

Kami memilih apartemen full furnished dengan pertimbangan kami hanya datang tanpa membawa berbagai macam perabotan.

Biaya Sewa

uang sewa dibayar per bulan dengan deposit 2 bulan uang sewa
uang sewa dibayar per bulan dengan deposit 2 bulan uang sewa

Di Jerman, uang sewa dibayar secara bulanan. Untuk biaya sewa, ada 2 macam sewa yang biasa dilakukan, yaitu cold rent dan warm rent.

Cold rent (nettokaltmiete) merupakan biaya sewa dasar, tidak termasuk biaya layanan dan lain-lain (nebenkosten) yaitu biaya listrik, gas, air, pemanas, pengelolaan sampah, dan sebagainya.

Biaya nebenkosten ini nantinya harus dibayar sendiri ke penyedia layanan yang digunakan secara langsung secara mandiri atau melalui pengelola apartemen.

Warm rent (warmmiete) merupakan biaya yang dibayarkan secara keseluruhan, yaitu biaya sewa dan biaya layanan dan lain-lain yang dibayarkan melalui pengelola apartemen.

Biaya sewa apartemen di Berlin masih termasuk murah jika dibandingkan dengan di Munich, Hamburg, Frankfurt, atau kota-kota besar lainnya.

Biaya apartemen di Berlin, berada di rentang 800 € hingga 1.200 € per bulan.

Pembayaran pertama dibayarkan setelah surat kontrak ditandatangani oleh kedua belah pihak. Ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Uang sewa dibayar melalui transfer rekening dan tidak menerima pembayaran secara tunai.

Uang Deposit (Kaution)

Selain biaya sewa, yang perlu diperhatikan adalah uang deposit yang harus dibayar kepada pengelola sewa sebesar 2 kali biaya bulanan.

Untuk pembayaran pertama, dana yang harus disiapkan kira-kira setara dengan biaya menyewa apartemen selama 3 bulan.

Misal biaya sewa yang harus dibayar adalah 1.000 € maka biaya yang harus dibayar pertama kali adalah 1.000 € ditambah uang deposit sebesar 2.000 €.

Uang deposit ini digunakan sebagai jaminan dan akan dikembalikan kepada penyewa setelah masa sewa berakhir, setelah dikurangi biaya kerusakan atau penggantian kerusakan jika ada.

Saya dan agen saya berkomunikasi beberapa kali menggunakan surel, baik saat proses pencarian, negosiasi, hingga akhirnya kami menemukan apartemen yang cocok.

Kami sempat bernegosiasi apakah uang deposit tersebut bisa dicicil, karena jumlahnya sangat besar, dan untungnya pemilik properti berbaik hati memberikan kemudahan saya untuk menyicil pembayaran deposit.

Setelah surat kontrak perjanjian sewa apartemen ditandatangi oleh kedua pihak, yaitu saya sebagai penyewa dan pihak landlord (pemilik properti), saya kemudian membayar uang sewa beserta uang deposit sejumlah 1 kali biaya sewa di muka dan pada bulan berikutnya saya membayar uang sewa dan kekurangan uang depositnya.

Asuransi Deposit Sewa

Selain membayar deposit, ada cara lain untuk memberi jaminan terhadap pemilik properti, yaitu dengan membeli asuransi deposit sewa.

Namun salah satu syarat untuk menggunakan asuransi ini adalah memiliki alamat di Jerman dan secara finansial memiliki catatan yang baik (merujuk kepada SCHUFA).

Jika memiliki asuransi ini, nantinya polis asuransi diserahkan kepada pengelola apartemen atau pemilik properti, di mana seluruh kerusakan akan ditanggung oleh asuransi tersebut.

Penyewa cukup membeli dan membayar premi ke pihak asuransi. Ketika masa sewa berakhir, asuransi tersebut bisa dihentikan.

Jika mempunyai asuransi ini, maka penyewa tidak perlu membayar uang deposit.

Layanan asuransi ini antara lain Kautions Fuchs dan Fintiba yang lebih cocok digunakan untuk mahasiswa.

Karena kami baru pertama pindah ke Jerman dan tidak punya alamat di Jerman, kami tidak dapat menggunakan opsi asuransi ini.

Lokasi Tempat Tinggal

setiap kawasan memiliki karakteristik masing-masing
setiap kawasan memiliki karakteristik masing-masing

Harga sewa apartemen di tengah kota tentu berbeda dengan harga sewa apartemen di kawasan pemukiman di pinggir kota.

Di Berlin, setiap kawasan mempunyai karakternya masing-masing, di mana ini juga bisa menjadi pertimbangan untuk mencari tempat tinggal.

Berlin sendiri terbagi atas 2 kawasan, Berlin Barat dan Berlin Timur.

Berlin Barat cenderung lebih tenang dan cukup banyak bangunan tua khas Jerman, sering menjadi pilihan untuk tempat tinggal yang mencari ketenangan.

Sementara di Berlin Timur cenderung lebih ramai dan meriah karena mengalami proses pembangunan ulang di beberapa kawasan setelah hancur saat pendudukan Uni Soviet.

kereta S-bahn lewat di kawasan pemukiman
kereta S-bahn lewat di kawasan pemukiman

Banyak pendatang dan ekspatriat yang lebih memilih tinggal di Kreuzberg, bagian utara Neukölln, Friedrichshain, Prenzlauer Berg, serta Mitte.

Keluarga muda biasanya memilih kawasan Mitte dan Prenzlauer Berg yang biasanya bekerja di sektor formal dan profesional.

Sementara di Friedrichshain, Kreuzberg, dan Neukölln cenderung lebih ramai dan banyak tempat hiburan malam.

Yang harus dipertimbangkan saat memilih lokasi tentu saja akses ke fasilitas pendukung, seperti toko, supermarket, taman, restoran, dan yang penting adalah akses transportasi.

Hampir setiap sudut Berlin bisa diakses melalui transportasi umum yang bisa diandalkan, namun jika tempat tinggal dekat dengan stasiun S/U-bahn, halte bus/tram, tentu akan lebih menyenangkan.

Kami memilih sebuah apartemen di daerah Berlin Barat, yang masih masuk daerah Mitte, yang akses ke U-bahn dan S-bahn.

Situs Pencari Tempat Tinggal di Berlin

melihat sendiri apartemen yang diincar
melihat sendiri apartemen yang diincar

Walau disarankan untuk mendatangi sendiri tempat tinggal yang akan disewa, tapi karena saya berada di Indonesia, saya hanya bisa mengandalkan informasi dari agen saya yang merujuk pada situs immobilienscout24 (dalam Bahasa Jerman).

Jika saya merasa cocok, agen akan mendatangi lokasi tersebut dan mengirim foto-foto langsung dari lokasi dan memberikan pendapatnya, karena agen ini bertindak sebagai wakil saya.

Selain dari situs tersebut, ada beberapa layanan lain yang bisa dicek untuk mencari apartemen atau tempat tinggal, baik sementara atau permanen.

AirBNB (ada pilihan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) bisa menjadi pilihan untuk tempat tinggal sementara sampai nanti menemukan apartemen yang cocok.

Namun hukum di Jerman mengatur bahwa AirBNB hanya bisa menyewakan kamar, tidak lagi bisa menyewakan seluruh apartemen.

WG Gesucht (tersedia pilihan Bahasa Inggris) cocok untuk yang ingin berbagi kamar (flatshare). Cocok utuk yang sendiri, ingin menghemat biaya, dan bersedia tinggal bersama orang lain dalam satu tempat.

Berlin Home Company, Coming Home, dan Wunderflats (ketiganya memiliki pilihan Bahasa Inggris) juga bisa menjadi alternatif pencarian apartemen untuk sementara atau permanen, yang rata-rata full furnished.

Dokumen yang Diperlukan

paspor dan visa diperlukan untuk menyewa apartemen di Berlin
paspor dan visa diperlukan untuk menyewa apartemen di Berlin

Untuk menyewa apartemen, landlord atau pengelola apartemen akan meminta beberapa dokumen yang harus disiapkan oleh penyewa.

Kartu identitas berupa paspor, visa, dan izin tinggal (residence permit) merupakan hal yang paling utama.

Karena saya akan tinggal bersama istri, paspor dan visa istri juga saya siapkan.

Surat kontrak kerja atau slip gaji tiga bulan terakhir (gehaltsnachweis) juga diperlukan sebagai bukti bahwa si penyewa memiliki penghasilan yang sanggup untuk membayar uang sewa.

Jika sebelumnya pernah tinggal di Jerman, SCHUFA (Schutzgemeinscha für allgemeine Kreditsicherung) atau catatan kredit seseorang diperlukan untuk dokumen pendukung kemampuan seseorang membayar biaya sewa.

Jika tidak bisa melampirkan SCHUFA, penyewa bisa menunjukkan surat pernyataan dari landlord sebelumnya yang menyatakan bahwa penyewa tidak memiliki tunggakan atau tunggakan sewa.

Karena saya baru akan pindah, saya tidak memerlukan SCHUFA atau surat keterangan dari landlord sebelumnya.

Artikel ini dipublikasikan pada 3 Desember 2018, sekitar 12 bulan yang lalu. Informasi yang dimuat di artikel ini mungkin sudah tidak akurat.

Ada 6 tanggapan
Willkommen in Berlin! — matriphe! personal blog 5 Desember 2018 03:20 WIB

[…] seluruh urusan visa saya, visa istri, dan mendapatkan apartemen selesai, kami segera mencari tiket […]

Pengalaman Mengirim Uang ke Luar Negeri (Jerman) Melalui BCA — matriphe! personal blog 2 Januari 2019 01:08 WIB

[…] Setelah mendapatkan apartemen, saya harus membayar uang sewa di muka setelah kontrak sewa ditandatangani. […]

Merayakan Tahun Baru 2019 di Siegessäule, Berlin, Jerman — matriphe! personal blog 2 Januari 2019 04:07 WIB

[…] acara kebetulan dekat dengan apartemen kami, dan kami memutuskan untuk datang dan merasakan kemeriahan acara di […]

Piknik di Tiergarten, Berlin, Jerman — matriphe! personal blog 9 April 2019 03:36 WIB

[…] dekat apartemen kami tedapat taman yang ada bunga sakuranya, namun taman tersebut sudah ramai dan penuh dengan warga […]

Menyusuri Sisi Barat Daya Tiergarten, Berlin, Jerman — matriphe! personal blog 17 April 2019 05:41 WIB

[…] Awalnya kami bingung hendak jalan-jalan di mana, namun karena U2 yang kami tumpangi berhenti di U-bahn Zoologischer Garten, kami memutuskan jalan-jalan ke arah Tiergarten menuju ke apartemen. […]

Pengalaman Mengirim Uang ke Indonesia Menggunakan TransferWise — matriphe! personal blog 25 Mei 2019 22:39 WIB

[…] November 2018, dan sempat menjadi pilihan saya untuk mengirim uang dari Indonesia untuk membayar apartemen yang telah saya sewa sebelum saya berangkat ke […]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.