Membuka Kunci (Unlock) Bootloader Xiaomi Redmi Note 3

Sudah lama saya ingin membuka kunci (unlock) bootloader Xiaomi Redmi Note 3 saya. Unlock bootloader perlu dilakukan karena saya ingin memasang custom ROM.

Melakukan unlock bootloader memiliki risiko yang cukup serius. Jika tidak berhati-hati dan ada yang salah pada prosesnya, bisa jadi ponsel rusak dan tidak dapat digunakan lagi. Istilahnya adalah ponsel bricked, alias menjadi seperti sebongkah bata.

Saya melakukan unlock bootloader pada Xiaomi Redmi Note 3 (Pro) yang menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 650.

Apa Itu Bootloader?

unlock bootloader
unlock bootloader

Istilah bootloader kerap kali didengar, namun untuk pengguna awam, istilah ini mungkin membingungkan.

Android, sistem operasi yang berbasis pada Linux, seringkali membawa beberapa istilah dari Linux. Yang kerap didengar adalah rooting, flashing, dan bootloader.

Secara singkat, bootloader adalah sebuah perangkat lunak yang dijalankan saat ponsel dinyalakan. Perangkat lunak ini bertanggung jawab menentukan program apa saja yang dimuat saat ponsel menyala.

Karena fungsinya yang krusial, bootloader biasanya berada pada memori (ROM) tersendiri, terpisah dari memori yang digunakan oleh sistem operasi Android.

Jika karena suatu hal, ponsel mengalami masalah dan gagal memuat sistem operasi, bootloader akan masuk ke mode perbaikan (recovery) dan menulis ulang sistem operasi Android agar bisa kembali berfungsi seperti sebelumnya.

Kenapa Bootloader Dikunci?

Mengingat pentingnya fungsi bootloader, beberapa produsen ponsel melindungi perangkatnya dengan mengunci bootloader sehingga ponsel hanya bisa memuat sistem operasi yang terpercaya.

Sistem operasi Android adalah sistem operasi terbuka (open source), sehingga setiap orang bisa melakukan modifikasi. Bisa saja ada kode berbahaya di dalam sistem operasi yang secara sengaja atau tidak sengaja disusupkan ke dalam sistem operasi yang akan dipasang.

Bootloader yang terkunci tidak akan bisa memuat sistem operasi yang tidak dipercaya oleh si pembuat ponsel.

Untuk sebagian orang, terutama orang awam, penguncian bootloader ini akan melindungi ponsel mereka dan memastikan kinerja ponsel sesuai dengan fungsinya.

Namun untuk penggiat perangkat, geek, dan yang ingin memasang sistem operasi berbeda (custom ROM), tentu membuka kunci bootloader menjadi hal yang wajib dilakukan.

Alasan Xiaomi Mengunci Bootloader

bootloader
bootloader

Alasan pertama, beberapa perangkat yang beredar bukan perangkat resmi yang ditujukan di negara tersebut. Pengguna yang negaranya bukan merupakan target pasar Xiaomi seringkali membeli ponsel Xiaomi melalui jalur yang tidak resmi, melalui “distributor” atau BM (black market).

Ponsel-ponsel tidak resmi ini tidak memiliki jaminan ponselnya aman. Bisa jadi ada program berbahaya yang sengaja disusupkan atau, lebih parah lagi, pengguna membeli ponsel Xiaomi palsu.

Alasan kedua, ponsel Xiaomi mempunyai mekanisme untuk melacak ponsel saat hilang atau dicuri. Dengan masuk menggunakan akun Mi, ponsel yang hilang bisa dilacak keberadaannya.

Jika ponsel Xiaomi telah diganti sistem operasinya (di-flash ulang), maka ponsel tersebut tidak mungkin bisa dilacak lagi.

Pada ROM terbaru, Xiaomi bahkan menambahkan metode pengamanan dengan meminta informasi akun Mi sesaat setelah ponsel di-reset ke setelan pabrik (factory reset).

Meski begitu, Xiaomi tetap berbaik hati terhadap para penggiat ponsel dan fans Xiaomi. Xiaomi tidak hanya memperbolehkan, bahkan Xiaomi menyediakan dukungan untuk melakukan unlock bootloader.

Membuka Kunci (Unlock) Bootloader Xiaomi Redmi Note 3

Xiaomi Note 3 merupakan salah satu ponsel yang bootloader-nya dikunci. Xiaomi menerapkan bootloader terkunci sejak perangkat Xiaomi Mi 4c dan Xiaomi Note Pro.

Cek Apakah Bootloader Terkunci?

bootloader
bootloader

Xiaomi Redmi Note 3 yang akan saya buka bootloader-nya menggunakan MIUI Global 8.1 Stabil (8.1.4.0) MHOMIDI.

Cara memeriksa apakah bootloader dikunci atau tidak adalah dengan masuk ke Mode Pengembang dan melihat status penguncian.

Jika belum aktif, untuk mengaktifkan mode pengembang adalah dengan masuk ke Pengaturan, pilih menu Tentang Ponsel, lalu ketuk Versi MIUI 5 kali.

Setelah mode pengembang aktif, masuk ke Pengaturan, lihat bagian Sistem dan Perangkat, lalu pilih Setelan Tambahan. Opsi Pengembang akan muncul di dalam menu ini.

Untuk melihat apakah Xiaomi Redmi Note 3 terkunci atau tidak, buka menu Mi Unlock Status di menu Opsi Pengembang.

Perangkat Xiaomi Redmi Note 3 saya rupanya masih dikunci.

Membuka Kunci (Unlock) Bootloader

bootloader
bootloader

Namun sayang, beberapa kali ponsel saya gagal terhubung dengan alasan masalah jaringan, padahal koneksi internet stabil.

Saya kemudian menggunakan cara lain, yaitu mengunjungi situs permintaan pembukaan kunci (unlock) MIUI yang beralamat di http://en.miui.com/unlock.

Saya menekan tombol Unlock Now yang kemudian saya diminta masuk ke akun Mi saya. Setelah masuk, saya kemudian diminta mengisi data nama, nomor telepon, dan alasan mengapa ingin melakukan unlock dalam Bahasa Inggris.

Pada kolom nama, pastikan tidak ada spasi. Pada kolom nomor telepon, setelah memilih kode negara, masukkan nomor telepon tanpa angka 0 atau 62, misal nomor telepon yang digunakan 081xxxxxxx maka penulisannya langsung 81xxxxxxx.

Pastikan nomor telepon yang diisi adalah nomor telepon yang sedang digunakan oleh ponsel yang akan dibuka kuncinya.

Saya mengisi “I want to install custom ROM to my phone.” pada kolom alasan. Kemudian saya mengisi kode verifikasi yang tertera, menyetujui syarat, ketentuan, dan penyangkalan, lalu menekan tombol Apply Now.

Sebuah SMS akan dikirim ke ponsel yang berisi kode verifikasi. Kode ini dimasukkan ke kolom yang diminta. Kode ini berlaku selama 5 menit, sehingga setelah menerima kode, segera masukkan ke kolom yang diminta.

Setelah selesai, maka proses permintaan pembukaan kunci akan melalui proses peninjauan. Proses ini memakan waktu maksimal 10 hari.

Namun saya tidak mendapatkan SMS konfirmasi dari Xiaomi. Saya kemudian iseng membuka alamat http://en.miui.com/unlock dan setelah masuk, saya diarahkan ke halaman untuk mengunduh aplikasi untuk membuka kunci. Ini berarti permintaan saya untuk membuka kunci bootloader telah disetujui.

Artikel ini dipublikasikan pada 22 April 2017, sekitar 1 tahun yang lalu. Informasi yang dimuat di artikel ini mungkin sudah tidak akurat..

Ada 2 komentar
Memasang TWRP (ZCX) Recovery di Xiaomi Redmi Note 3 — matriphe! personal blog 23 April 2017 15:44 UTC

[…] Saya menuliskan pengalaman saya memasang TWRP Recovery di Xiaomi Redmi Note 3, setelah sebelumnya saya membuka kunci (unlock) bootloader-nya. […]

Mengaktifkan 4G/LTE Permanen MIUI 8 di Xiaomi Redmi Note 3 — matriphe! personal blog 6 Juni 2017 10:34 UTC

[…] ini hanya berlaku jika Xiaomi Redmi Note 3 sudah di-unlock bootloader-nya (UBL) dan memasang […]