Mengaktifkan 4G/LTE Permanen MIUI 8 di Xiaomi Redmi Note 3

Artikel ini ditayangkan pada 6 Juni 2017, sekitar 2 bulan yang lalu. Informasi pada tulisan ini mungkin sudah tidak sesuai.

Aturan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) yang harus dipatuhi Xiaomi Redmi Note 3 membuat pengguna cukup kerepotan untuk menikmati layanan 4G/LTE.

memasang patch TeleService buatan Indra Binuners memasang patch TeleService buatan Indra Binuners

Aturan TKDN adalah mengikat para produsen ponsel untuk menonaktifkan dukungan 4G/LTE-nya jika kandungan yang terdapat di sebuah ponsel kurang dari 20% (aturan 2016). Sejak Januari 2017, aturan TKDN meningkat menjadi 30%.

Dari berbagai cara yang beredar di internet, hampir semua hanya bersifat sementara. Saya bahkan sempat mencoba berbagai custom ROM namun akhirnya kembali menggunakan MIUI 8.

Saya memutuskan menggunakan ROM developer, yang mana saat saya membuat tulisan ini, saya menggunakan ROM versi 7.5.23 (rilis 23 Mei 2017) MMB29M.

Cara ini hanya berlaku jika Xiaomi Redmi Note 3 sudah di-unlock bootloader-nya (UBL) dan memasang TWRP.

Saya menggunakan patch pada aplikasi TeleService yang dibuat oleh Indra Binuners yang mendukung MIUI 8 (Marshmallow). Silakan unduh berkas patch sebesar 2,2 MB tersebut dari Google Drive saya.

pilihan jaringan 4G/LTE pilihan jaringan 4G/LTE

Setelah mengunduh, pindahkan berkas zip tersebut ke ponsel, bisa melalui USB OTG atau langsung menyimpan di memori internal.

Saya lalu masuk ke mode recovery TWRP dengan mematikan ponsel, kemudian menyalakan dengan menekan tombol volume up dan power bersamaan hingga masuk ke TWRP.

Dengan sekali swipe, saya memasang berkas patch dalam format zip tersebut, menungg beberapa saat, lalu reboot ke sistem.

Setelah masuk kembali ke MIUI 8, jaringan 4G/LTE tidak langsung muncul, namun perlu diaktifkan secara manual. Saya pun terkejut saat masuk ke bagian Jaringan Seluler pada menu Pengaturan, muncul menu VoLTE.

Secara teori, Xiaomi Redmi Note 3 mendukung VoLTE di mana panggilan suara dan video menggunakan jaringan 4G/LTE untuk peningkatan kualitas.

Namun operator XL yang saya gunakan belum mendukung VoLTE, maka saya tidak mengaktifkan fitur VoLTE ini.

Saya kemudian masuk ke pengaturan kartu SIM dan memilih tipe jaringan prioritas. Saya menemukan ada banyak sekali tipe jaringan yang bisa digunakan. Dari begitu banyak pilihan, saya memilih Prioritas 4G/3G/2G (TD-SCDMA).

Kartu SIM XL saya yang sudah mendukung 4G langsung dikenali dan sinyal menunjukkan 4G.

Lokasi pengguna di bagian Pengaturan Tambahan akan terdeteksi sebagai negara Cina. Lokasi ini sebenarnya tidak begitu berpengaruh, namun saya tetap mengubah pengaturan lokasi ini ke Indonesia.

Secara teori, cara ini juga berlaku untuk ROM global stabil di mana saat tulisan ini dibuat adalah versi 8.2.4.0 (MHOMIDL).

Jika melakukan pembaruan ROM, patch akan hilang. Namun dengan melakukan repatch melalui TWRP, dukungan 4G/LTE akan muncul kembali.

Muhammad Zamroni

pengembang web • penyelam scuba • pejalan pemula • peminat perangkat

Jakarta, Indonesia

1 komentar

Artikel ini ditayangkan pada 6 Juni 2017, sekitar 2 bulan yang lalu. Informasi pada tulisan ini mungkin sudah tidak sesuai.

perusahaan konsultan it

8 Juni 2017 08:11

Terima kasih untuk infonya

Statistik

Telah dibaca 3.857 kali. Waktu baca rata-rata 3 menit. Ada 1 komentar.