Cara ‘root’ dan ‘unroot’ Xiaomi Redmi 1S

Artikel ini ditayangkan pada 22 September 2014, sekitar 3 tahun yang lalu. Informasi pada tulisan ini mungkin sudah tidak sesuai.

Karena penasaran, saya pun mencari info bagaimana mengaktifkan root pada Xiaomi Redmi 1S. Sebenarnya pada MIUI5 bawaan Xiaomi Redmi 1S sendiri sudah mendukung root, hanya saja tidak aktif. Menu root ini bisa dilihat dengan membuka aplikasi Keamanan (Security) lalu menu Perizinan (Permission).

Keamanan - Perizinan Keamanan - Perizinan

Apa itu root?

Istilah root pada sistem Linux merujuk pada kemampuan tertinggi untuk mengakses semua aspek di dalam sistem. Biasanya akses root dipegang oleh seorang administrator untuk melindungi sistem.

Di Android yang berbasis Linux, istilah root ini juga dikenal. Bedanya, akses root di Android ini biasanya disembunyikan atau dikunci, dengan tujuan pengguna tidak bisa melakukan akses lebih jauh ke sistem. Karena root bisa mengakses semua aspek, maka kesalahan kecil bisa membuat sistem hancur dan rusak.

Sisi baiknya, dengan melakukan rooting (membuka akses root) pada Android, pengguna bisa melakukan banyak hal terhadap sistem, mulai dari memodifikasi hingga melakukan optimasi. Namun dengan catatan, jika ada kesalahan, risikonya sistem akan rusak dan berakhir dengan brick (istilah untuk menyebut ponsel tak bisa digunakan, cuma bisa digenggam seperti bata).

Keuntungan root

  1. Bisa menjalankan aplikasi tertentu yang dirancang untuk berjalan di Android yang telah di-root.
  2. Memasang custom ROM. ROM (Read Only Memory) di sini merujuk pada sistem operasi ponsel. ROM-ROM ini dikembangkan oleh komunitas yang biasanya telah dioptimasi dan dimodifikasi.
  3. Memasang aplikasi ke SD card. Secara normal, semua aplikasi yang dipasang akan disimpan di media penyimpan internal ponsel. Tentu makin banyak aplikasi akan menyesaki media penyimpan internal ini. Ponsel yang sudah di-root memungkinkan aplikasi disimpan ke SD card.
  4. Peningkatan performa dan penggunaan baterai. Ponsel yang telah di-root bisa dioptimasi dan dimodifikasi untuk mencapai performa maksimal, atau sebaliknya, performa ponsel diturunkan demi penggunaan baterai yang lebih hemat.

Kerugian root

  1. Menghilangkan garansi ponsel. Beberapa produsen ponsel akan menolak garansi kerusakan pada ponsel yang telah di-root.
  2. Ponsel rusak dan tidak berfungsi alias nge-brick. Ini biasanya terjadi saat melakukan flash ROM (memasang ROM ke ponsel). Selama mengikuti instruksi dengan benar, kemungkinan brick sebenarnya bisa minimum.
  3. Isu keamanan. Melakukan rooting berarti membuka semua akses ke dalam sistem. Virus atau peretas bisa saja masuk ke dalam sistem ponsel dengan mudah, apalagi jika tidak berhati-hati dalam memasang aplikasi ke dalam ponsel.

Melakukan rooting Pada Xiaomi Redmi 1S

tentang ponsel setelah root tentang ponsel setelah root

Seperti yang telah saya utarakan, saya memutuskan untuk mengaktifkan root pada Xiaomi Redmi 1S saya, karena pada dasarnya ponsel ini telah mendukung root.

Ada beberapa cara untuk mengaktifkan root, biasanya dengan menambahkan aplikasi tertentu ke dalam sistem hingga melakukan flash ROM.

Rupanya mengaktifkan root bawaan pada Xiaomi Redmi 1S cukup mudah. Jika biasanya untuk melakukan rooting dibutuhkan aplikasi pembantu yang dijalankan di komputer berbasis Windows, rooting pada Xiaomi ini tidak memerlukan aplikasi khusus. Ini menguntungkan buat saya karena saya memang tidak menggunakan komputer berbasis Windows.

Pada dasarnya, mengaktifkan root pada Xiaomi Redmi 1S adalah menambahkan berkas pembaruan ke dalam ROM melalui mode Recovery. Berkas pembaruan ini disimpan dulu ke ponsel, kemudian melalui mode Recovery, berkas dibaca dan ditambahkan ke ROM.

Yang Perlu Disiapkan

  1. Ponsel Xiaomi Redmi 1S dengan ROM standar.
  2. Opsi Pengembang (Developer Options) harus aktif. Jika belum, masuk ke menu Pengaturan (Settings) → Tentang Ponsel (About Phone) lalu tap 5 kali secara perlahan Versi Android (Android Version).
  3. Stock MI-Recovery 2.0.1 terpasang. Ini bisa dilihat dengan masuk ke menu Perbarui (Update) kemudian menekan tombol soft-button Menu (tombol kiri-bawah) maka akan muncul menu untuk memulai ulang ponsel pada menu Recovery.
  4. Back-up dan amankan data. Bisa dengan memindahkan berkas penting ke komputer terlebih dahulu.

Spesifikasi

Berikut ini spesifikasi Xiaomi Redmi 1S yang saya root. Karena saya menggunakan bahasa Indonesia, beberapa menu juga menggunakan bahasa Indonesia. Spesifikasi ini bisa dilihat melalui menu Pengaturan (Settings) → Tentang Ponsel (About Phone).

Nomor Model HM 1SW
Versi Android 4.3 JLSC36C
Versi MIUI MIUI-JHCMIBF36.0
Versi Pita Basis MPSS.TR.2.0-feffbac, MPSS.TR.2.0-feffbac
Versi Kernel 3.4.0-g6e12f86-00304-gff5ad06

Langkah-Langkah rooting

Xiaomi Redmi 1S berhasil di-root Xiaomi Redmi 1S berhasil di-root
  1. Unduh berkas update.zip melalui komputer, karena mengunduh langsung dari ponsel biasanya berkas tidak terunduh sempurna. Berkas update.zip ini saya salin dari situs MIUI, jika ingin mengunduh langsung dari situs MIUI bisa merujuk ke tautan berikut (harus masuk menggunakan akun Mi untuk mengunduh).
  2. Hubungkan Xiaomi Redmi 1S ke komputer menggunakan kabel USB.
  3. Salin berkas update.zip ke direktori Computer/HM 1S/Internal Storage (direktori utama dari media penyimpan internal).
  4. Putuskan hubungan USB dengan komputer. Pastikan memutuskan hubungan melalui opsi mencabut dengan aman.
  5. Mulai ulang (reboot) ponsel menggunakan mode Recovery. Caranya, masuk ke menu Perbarui (Update) kemudian menekan tombol soft-button Menu maka akan muncul menu untuk memulai ulang ponsel pada menu Recovery.
  6. Pada menu Recovery, pilih bahasa Inggris. Jika mengerti bahasa Mandarin, silakan pilih bahasa Mandarin. Untuk menggerakkan kursor, gunakan tombol pengeras suara (volume) di sebelah kanan, dan tombol Power sebagai tombol OK.
  7. Pilih dan konfirmasi Install update.zip to System dan tunggu beberapa detik.
  8. Setelah selesai instalasi, pilih Reboot untuk memulai ulang.
  9. Setelah selesai, pilihan root pada menu Keamanan (Security) → Perizinan (Permission) akan aktif. Cek juga bagian versi MIUI, akan ada tambahan angka .1 di bagian akhir (pada MIUI saya versi berubah menjadi MIUI-JHCMIBF36.0.1).

Catatan

Setelah melakukan rooting dengan cara ini, pemberitahuan pembaruan terbaru tidak akan aktif. Namun tetap bisa melakukan pembaruan dengan cara mengunduh ROM lalu melakukan flashing ROM tanpa menghapus data (wipe).

Cara kedua adalah melakukan unroot untuk mengembalikan fungsi pemberitahuan pembaruan. Setelah melakukan pembaruan, lakukan kembali langkah-langkah rooting tersebut di atas.

Melakukan unrooting Pada Xiaomi Redmi 1S

Kebalikan dari rooting, unrooting adalah proses untuk menonaktifkan fungsi root. Proses ini dilakukan jika ingin melakukan pembaruan ROM melaui pemberitahuan OTA (Over The Air, pemasangan otomatis langsung melalui jaringan).

Caranya hampir sama dengan proses rooting, hanya saja berkas yang digunakan berbeda.

  1. Nontaktifkan Root Permission di menu Keamanan (Security) → Perizinan (Permission).
  2. Unduh berkas UnRootNative_Redmi1S.zip (salinan) atau tautan asli dari situs MIUI melalui komputer.
  3. Hubungkan Xiaomi Redmi 1S ke komputer menggunakan kabel USB.
  4. Salin berkas UnRootNative_Redmi1S.zip dan ganti nama menjadi update.zip ke direktori Computer/HM 1S/Internal Storage (direktori utama dari media penyimpan internal).
  5. Putuskan hubungan USB dengan komputer. Pastikan memutuskan hubungan melalui opsi mencabut dengan aman.
  6. Mulai ulang (reboot) ponsel menggunakan mode Recovery. Caranya, masuk ke menu Perbarui (Update) kemudian menekan tombol soft-button Menu maka akan muncul menu untuk memulai ulang ponsel pada menu Recovery.
  7. Pada menu Recovery, pilih bahasa sesuai keinginan.
  8. Pilih dan konfirmasi Install update.zip to System dan tunggu beberapa detik.
  9. Setelah selesai instalasi, pilih Reboot untuk memulai ulang.
  10. Setelah selesai, pilihan root pada menu Keamanan (Security) → Perizinan (Permission) akan kembali tidak aktif. Cek juga bagian versi MIUI, tambahan angka .1 di bagian akhir akan hilang (pada MIUI saya kembali menjadi MIUI-JHCMIBF36.0).

Penyangkalan

Jika mengikuti langkah-langkah tersebut di atas, proses rooting dan unrooting aman dilakukan. Namun proses ini tetap memiliki risiko. Saya tidak bertanggungjawab atas kerusakan yang terjadi akibat mengikuti langkah-langkah di tulisan ini. Tulisan ini dibuat hanya sebagai panduan, dan keputusan untuk melakukan rooting dan unrooting berada di tangan Anda.

Untuk informasi lebih detail, silakan lihat panduannya di situs MIUI berikut.

Muhammad Zamroni

pengembang web • penyelam scuba • pejalan pemula • peminat perangkat

Jakarta, Indonesia

17 komentar

Artikel ini ditayangkan pada 22 September 2014, sekitar 3 tahun yang lalu. Informasi pada tulisan ini mungkin sudah tidak sesuai.

Fatima 'jameeLa' (@imseu)

23 September 2014 20:58

Yes, berhasil di root, thank you artikelnya membantu sekali,
tapi untuk aplikasi desktop xiaomi nya masih pake bahasa tongsingseng alias bahasa cina,
kira-kira bagaimana cara merubahnya ya?

Elzan

29 September 2014 15:19

nggonku rusak ki ndul...ngebrick x_x

Ita Ma'rifah (@iitaaMa)

2 Oktober 2014 07:20

kok punya saya jadi gak bisa buatinternetan kenapa ya... kemarin saya lupa pencet apa saja :'(

agung

10 Oktober 2014 17:44

Kok di aplikasi keamanan ngga ada tu permission, melalui menu setting, security,ngga ada menu permission

deden

13 Oktober 2014 23:13

mas xiaomi redmi 1s bisa bahasa indonesia??

Teungku Alex (@alexatjeh)

20 Oktober 2014 01:32

Bung Zam, awak nebeng berbagi folder ya, dari penyimpanan file di Box-ku sendiri.

Di folder ini -> https://app.box.com/s/reeo0d6ytj0cp5925uit < ada dua folder lain, yaitu folder recovery dan folder rooting. Di folder rooting itu ada .zip untuk rooting dengan meng-install SuperSU. Sementara di folder recovery, ada recovery CWM dan TWRP untuk ganti stock recovery.

Kali aja perlu kalau ada yang mau pakai. Hehe.

Widi

20 Oktober 2014 19:12

bisa bantu utk root Redmi HM Note 1W

anonim

25 Oktober 2014 07:35

bisa pake bhs indonesia

Kitty

25 Oktober 2014 13:40

Gan, abis diroot apa semua aplikasi yg sdh diinstal sblmnya akan hilang & hrs instal ulang semua?

dante

16 November 2014 08:37

ada link buat rooting rednote?

Gilang Ramadhan

27 November 2014 07:49

Om Muhammad Zamroni, gua udah nge root nih, nah yang jadi pertanyaan itu gimana cara mindahin aplikasi2 download an ke sd card om ?

rasyid

7 Desember 2014 11:05

mas kalo sudah rooting dengan menggunakan TWRP untuk di unrooting gimana mas, bisa pake cara unrootNative redmi gak,.. terima kasih jawabannya

Rendi Sasmito

14 Desember 2014 23:26

setelah di unroot kok g muncul update pembaruan OTA y?

heri wahyu

17 Januari 2015 10:11

Cara mindahin aplikasi2 ke sd card gimana om?

Ahmad

10 Maret 2015 12:26

xiaomi saya ngebrick gara2 skip pas baca tutorial hiks..

Droidtuanku

19 April 2015 19:02

iya mas, saya sudah Unroot tapi kok nggak dapet notifikasi update OTA ya mas ?

Fachrul

24 Juli 2015 08:33

om muhammad, kok di redmi 1s saya gk ada settingan enable/disable akses rootnya ya?
mohon di bantu.
matur suwun.

Statistik

Telah dibaca 26.666 kali. Waktu baca rata-rata 9 menit. Ada 17 komentar.