Memasang (Flashing ROM) MIUI 7 Pada Xiaomi Mi 4i

Tanggal 24 Agustus 2015, untuk pertama kalinya MIUI 7 dirilis secara global. MIUI 7 memiliki beberapa fitur unggulan yang menarik yang layak diintip.

tampilan ROM MIUI 7
tampilan ROM MIUI 7

Namun versi ROM MIUI 7 yang beredar adalah ROM versi pengembang, yang masih banyak bug dan belum stabil.

Bagi pengguna awam, sebaiknya menunggu versi stabilnya yang kemungkinan akan tersedia dalam bentu OTA (Over The Air).

Karena saya sudah tidak sabar untuk mencobanya, saya kemudian mengunduh ROM tersebut dari situs MIUI untuk kemudian dipasangkan ke Xiaomi Mi 4i yang saya gunakan.

Versi ROM yang saya unduh saat itu adalah versi 5.8.22. Karena ini adalah versi ROM pengembang, penomoran versi berbeda dengan ROM versi stabil.

ROM versi pengembang mempunyai format angka tahun, angka bulan, dan tanggal ROM tersebut dirilis. Versi 5.8.22 berarti ROM tersebut dirilis pada tahun 2015, bulan 8, tanggal 22.

Kenapa menggunakan penomoran model seperti ini? ROM pengembang MIUI selalu diperbarui setiap pekan. Biasanya dirilis pada hari Jumat, yang sering dikenal dengan istilah orange friday.

Berikut ini langkah-langkah yang saya lakukan untuk memasang (flashing) ROM MIUI 7 di Xiaomi Mi 4i. Pada perangkat lain, caranya kurang lebih sama.

Perangkat-perangkat yang mendukung MIUI 7 dan dipasarkan di Indonesia adalah Xiaomi Redmi 1S, Xiaomi Redmi 2, Xiaomi Redmi Note 3G, dan Xiaomi Mi 4i. Perangkat lain yang juga mendukung MIUI 7 namun tidak masuk ke Indonesia adalah Xiaomi Mi 3, Xiaomi Mi 4, dan Xiaomi Redmi Note 4G.

Cadangkan Data

Sebelum melakukan flashing, pastikan semua data sudah dicadangkan. Pada MIUI, terutama MIUI 6 yang terpasang pada Xiaomi Mi 4i, terdapat menu untuk melakukan pencadangan.

  1. Buka menu Pengaturan, Setelan Tambahan, Buat Cadangan dan Setel Ulang.
  2. Saya menggunakan cadangan lokal, di mana berkas cadangan disimpan pada ponsel.
  3. Cadangkan data, antara lain Sistem yang berisi setelan sistem dan susunan layar utama, Aplikasi, serta Akun dan Kontak.
  4. Tunggu hingga proses pencadangan selesai.

Artikel ini dipublikasikan pada 28 Agustus 2015, sekitar 2 tahun yang lalu. Informasi yang dimuat di artikel ini mungkin sudah tidak akurat..

Ada 10 komentar
slamsr 14 September 2015 16:38 UTC

untuk batre jadi lebih awet… sehari dichas sekali saja
wifi+internet on

bisot 16 September 2015 13:48 UTC

ternyata gak perlu wipe kalo update —>> “tidak membersihkan cache saat pembaruan” 🙂 trims mas

Anca 22 September 2015 08:08 UTC

Mas mau nanya..kenapa xiaomi mi4i milik saya sangat sangat sering keluar sendiri ke homescreen yah ? Mohon bantuannya..

Reza Arya 27 September 2015 13:46 UTC

Mas, kok tema yang dijanjikan oleh miui 7 versi 5.9.16 nya gak ada? Mohon bantuannya

Muhammad Zamroni 27 September 2015 14:01 UTC

MIUI versi 7 baru tersedia versi developer, di mana banyak sekali perubahan. sebaiknya bersabar menunggu versi stabilnya saja. 😀

aprilia 27 Juli 2016 16:48 UTC

Lebih baik mana xiaomi mi 4i dengan xiaomi mi 4c ?
Dan kalau jenis baterai tanam mudah rusak gak mas ? Kalo baterainy rusak itu gimana ? Mhon bantuannya. Trims

Rekka 2 Agustus 2016 01:36 UTC

Mas mau tanya kenapa mi4i ku tombol home n backnya ga sa nyala ya tibatoba macet. Mungkin ada yg pernah??

muji 18 Agustus 2016 10:34 UTC

bagaimana cara perbaiki xiaomi mi4i yang micloudnya terkunci

boge 2 Desember 2016 01:26 UTC

misi gan, mohon solusinye….xiaomi mi4i ane sering bngt restart sendiri

Membuka Kunci (Unlock) Bootloader Xiaomi Redmi Note 3 — matriphe! personal blog 23 April 2017 14:48 UTC

[…] pada Linux, seringkali membawa beberapa istilah dari Linux. Yang kerap didengar adalah rooting, flashing, dan […]