Memperbarui (Flashing ROM) Xiaomi Redmi 1S ke JHCMIBH43.0

Pengembang MIUI akhirnya mengeluarkan pembaruan versi JHCMIBH43.0 untuk pengguna Xiaomi Redmi 1S. Pembaruan ini bisa didapat melalui pembaruan OTA (Over The Air) alias pembaruan secara otomatis, namun karena Xiaomi Redmi 1S saya sudah di-root, maka pembaruan OTA ini tidak berfungsi.

Pembaruan JHCMIBF36.0.1
Pembaruan JHCMIBF36.0.1

Saya harus mengunduh berkas ROM sebesar 515 MB kemudian melakukan flashing ROM. Cara flashing ROM ini tidak begitu sulit, mirip dengan cara melakukan rooting. Berikut ini cara melakukan flashing ROM pada Xiaomi Redmi 1S.

Cara Flashing ROM ke JHCMIBH43.0

Sebelumnya pastikan bahwa daya baterai sebaiknya lebih dari 70% dan semua data telah dicadangkan (back-up).

  1. Salin berkas ROM yang diunduh ke media penyiman internal Xiaomi Redmi 1S di direktori downloaded_rom menggunakan kabel USB.
  2. Cabut sambungan USB Xiaomi Redmi 1S dengan aman.
  3. Masuk ke menu Perbarui (Update), pilih menu menggunakan tombol soft-button Menu, lalu Pilih paket pembaruan (Select installation file).
  4. Jelajahi ke dalam folder tempat menyimpan berkas ROM, di dalam direktori downloaded_rom, lalu pilih berkas dan pilih Perbarui.
  5. Xiaomi Redmi 1S akan secara otomatis masuk ke mode Recovery dan melakukan pembaruan.
  6. Setelah proses pembaruan selesai, Xiaomi Redmi 1S akan menggunakan ROM terbaru.
  7. Selesai!
  8. Berkas di direktori downloaded_rom bisa dihapus supaya media penyimpan internal lebih lega.

Catatan

Jika Xiaomi Redmi 1S tidak di-root, maka pembaruan otomatis OTA bisa dilakukan. Namun mengingat besarnya berkas yang harus diunduh, proses pembaruan bisa mengalami kegagalan. Disarankan untuk melakukan pengunduhan manual dan melakukan pembaruan melalui flash ROM.

Karena sebelumnya Xiaomi Redmi 1S saya telah di-root, maka secara otomatis ROM terbaru juga sudah di-root. Namun tombol untuk menonaktifkan root terkunci, sehingga Xiaomi Redmi 1S saya selalu dalam posisi di-root.

Bootloop dan Reboot Terus Menerus

Bootloop adalah proses di mana sistem operasi tidak dapat dimuat sehingga ponsel melakukan booting berulang-ulang. Ini terjadi jika ada sesuatu hal membuat pembaruan gagal, misal karena berkas ROM rusak. Jika terjadi bootloop, langkah berikut bisa dilakukan untuk memperbaikinya.

  1. Matikan ponsel.
  2. Masuk ke mode Recovery dengan menekan tombol Volume Up dan Power secara bersamaan.
  3. Setelah masuk ke mode Recovery dan memilih bahasa yang digunakan, pilih menu Wipe & Reset.
  4. Kemudian pilih menu Wipe All Data.
  5. Pilih Yes dan semua data akan dihapus dan pengaturan dikembalikan ke semula.
  6. Setelah Reboot, ponsel kembali seperti semula.

Apa Yang Baru?

ROM JHCMIBH43.0 banyak melakukan optimasi dan perbaikan di fitur Pesan (Messaging), Explorer, E-mail, Kalender, dan menggabungkan pengaturan Mi Cloud dengan pengaturan akun Mi.

Untuk saya, yang paling penting dari pembaruan ini adalah: bisa menyimpan foto hasil jepretan kamera bawaan ke SD card secara otomatis. Opsi ini bisa dilakukan dengan menekan tombol Pengaturan (gambar gerigi) pada aplikasi Kamera. Fitur ini sebenarnya sudah aktif sejak di ROM JHCMIBF37.0.

Di ROM baru ini, pengaturan RAM menggunakan zRAM. zRAM adalah salah satu metode untuk meningkatkan performa Android. Singkatnya, zRAM bekerja dengan melakukan kompresi data saat menyimpan di memori, membuat seolah-olah memori lebih lega, yang ujung-ujungnya performa lebih meningkat.

Saya melakukan pengujian menggunakan Antutu Benchmark saat menggunakan ROM JHCMIBF36.0.1 dan setelah diperbarui dengan ROM JHCMIBH43.0, hasilnya, saat menggunakan ROM lama, skor Antutu Benchmark hanya 11.309. Setelah diperbarui, skor Antutu Benchmark naik menjadi 19.783.

Pembaruan ini juga diklaim dapat menghemat daya baterai. Ini disebabkan karena manajemen memori dan manajemen proses yang lebih baik.

Galeri Foto Proses Pembaruan

Artikel ini dipublikasikan pada 29 September 2014, sekitar 4 tahun yang lalu. Informasi yang dimuat di artikel ini mungkin sudah tidak akurat..

Ada 60 komentar
Teungku Alex (@alexatjeh) 4 Oktober 2014 10:31 UTC

Terimakasih atas tutorialnya, Mister Zam.

*bookmark*

*padahal belum terima Redmi 1S, sudah pesan, belum sampai, tapi sudah siap-siap mau oprek* >:)

obedpapua 5 Oktober 2014 00:17 UTC

mantab gan triknya,ane coba dulu ya gan….sudah up ke rom 37 sih…

vian bayu 5 Oktober 2014 10:26 UTC

gan setelah ane flash, kok menu web/browsernya ilang ya 🙁

Teungku Alex (@alexatjeh) 11 Oktober 2014 04:21 UTC

Bung Zam, apa pernah mencoba aplikasi Go SMS Pro? Memang kebanyakan ponsel dual sim memiliki aplikasi sms built in yang sudah mendukung dual sim, namun sependek kutahu, aplikasi pihak ketiga dan satu-satunya yang mendukung fitur perpesanan dual sim di play store, cuma Go SMS Pro itu.

Anehnya, setelah aku perbarui ke ROM di postingan ini, baru kemarin sadar (sesudah flashing ulang karena bootloop akibat memasang xposed installer, tak tahu kalau di MIUI ada WSM tools) bahwa Go SMS Pro kehilangan tajinya soal fitur dual sim ini.

Aplikasi perpesanan built in Redmi 1S lumayan, namun standar betul. Aku merasa kehilangan Go SMS Pro… semoga para developer menemukan tempat yang layak di sisi Play Store :'(

Ariska 11 Oktober 2014 19:26 UTC

update udah berhasil tp kok titanium backup trus superSU jd error y Bro?
apa kudu d ROOT ulang?

Muhammad Zamroni 11 Oktober 2014 19:53 UTC

iya, di-root ulang, bro..

Ariska 11 Oktober 2014 22:08 UTC

ok Bro udah bisa makasih..
mau tanya lagi donk ane pake link2SD cmn pas mau “move to sdcard” muncul failure
“App2SD is not supported by your device. Because your device has a primary external storage which is emulated from the internal storage.”
gmn y caranya?
soalnya internalnya jd penuh..
klo buat media(poto,video,music) yg dr sosmed+camera udh bisa kesimpen ke sdcard, cmn aplikasi aja ne yg msh keinstall di internal..

Muhammad Zamroni 11 Oktober 2014 22:55 UTC

ada banyak aplikasi sejenis, udah nyoba yang lain?

Teungku Alex (@alexatjeh) 14 Oktober 2014 08:42 UTC

Sepertinya itu karena link2sd menganggap “sudah ada external storage yang diemulasi jadi internal” oleh ROM Redmi. Aku sendiri pakai Link2SD cuma buat bersih2 cache, dalvik-cache dan ngubah beberapa aplikasi user jadi aplikasi system. Kalau mau meringankan beban kehidupan penyimpanan internal, coba ikuti saja http://en.miui.com/thread-23243-1-1.html ini, SD card-nya bisa langsung dipakai untuk ganti penyimpanan internal/install aplikasi. Meski sepertinya ada beberapa bug pada beberapa aplikasi.

Ariska 11 Oktober 2014 23:13 UTC

app2sd mlh g ada button move to sdcardnya :s
biasanya pake link2sd lancar kok sblm pake redmi…
baru ini g bisa…
klo situ mindahinnya app k sdcard gmn?

Muhammad Zamroni 11 Oktober 2014 23:35 UTC

woiya ik. ternyata ngga bisa. sebentar, aku coba cari tau dulu..

Muhammad Zamroni 12 Oktober 2014 15:52 UTC

sepertinya ini masalah partisi di SD card. mungkin SD card perlu diformat ulang?

Ariska 12 Oktober 2014 18:59 UTC

sebelumnya sih sudah di format :s
klo gallery sma music unfortunately has stop terus knp y?
baru td pagi sih 😀 smalem normal -_____-

Teungku Alex (@alexatjeh) 14 Oktober 2014 08:43 UTC

Cek App Info aplikasi musik dan galeri, lalu bersihkan data coba.

Joko Waluyo 13 Oktober 2014 20:08 UTC

masbro; klo sudah update ke ROM JHCMIBH43.0 ; apakah cara root-nya & unroot (file untuk root&unroot) masih tetap sama ?

thx

Muhammad Zamroni 13 Oktober 2014 21:48 UTC

masih sama kok. jika lupa, aku pernah menulis tutorialnyan

Mencoba (Review) Xiaomi Redmi 1S 17 Oktober 2014 01:53 UTC

[…] Saat belum update, Antutu Benchmark mengenali perangkat sebagai Xiaomi HM 1SW, dan setelah diperbarui Antutu Benchmark mengenali sebagai Xiaomi Redmi 1S. Saat dicek di situs MIUI, versi OS stabil terakhir saat tulisan ini dibuat untuk versi global memang JHCMIBF36.0. Untuk melakukan pembaruan ke versi terbaru (JHCMIBH43.0), simak caranya di sini. […]

arif 17 Oktober 2014 21:50 UTC

Saya skarang pakai 45 belum root tp lemot pingin downgrade ke 43 lg,apakah nanti bila ada pembaruan ota saya masih dapat?

tirtamaya 18 Oktober 2014 14:56 UTC

hasil download ternyata jgn diextract, langsung saja copy ke SD card, kalau di extract updaternya malah gak bisa menemukan.

Teungku Alex (@alexatjeh) 21 Oktober 2014 03:20 UTC

Kalau masih pakai recovery bawaan MIIU, hasil download jangan copy ke SD card, tapi ke internal storage. Sebab recovery default-nya MIUI cuma bisa update zip dari internal storage. Kecuali recoverynya sudah diganti dengan CWM atau TWRP.

den 24 Oktober 2014 21:03 UTC

setelah di update, sound jd sering hilang n hang, mohon sulusinya?

Shafari Rizky 30 Oktober 2014 17:30 UTC

punyaku udah ada pembahruan otomatis JHCMIBH45.0 tp mau tak perbarui otomatis masih takut, gmn solusinya boz

Muhammad Zamroni 30 Oktober 2014 17:44 UTC

tinggal pencet upgrade aja sih. tapi menurutku, mending stay di 43 dulu. di ROM 45, ada bug d network dan kamera.

Shafari Rizky 30 Oktober 2014 17:34 UTC

tolong dong di bantu? soalnya masih awam ni!

Shafari Rizky 30 Oktober 2014 22:02 UTC

trs lok harus masuk di 43 dulu gmn?

Shafari Rizky 1 November 2014 15:59 UTC

sukses boz stay di 43, thanks ya infonya

Shafari Rizky 1 November 2014 19:51 UTC

aq pernah beliin xiaomi tp gak di lazada di lamido, trs bahasa indonesianya gak ada, gmn cara nambah bahasa indonesianya boz?

Shafari Rizky 2 November 2014 16:21 UTC

setelah pake ROM 43 KOK ANTUTU tetep 14000 ya bung zam, gmn supaya bisa nyampe 19000an?

yayan 4 November 2014 20:15 UTC

hpku bootlop terus udah di root tolongon dong saya masih awam udah di wipe all data juga masih bootlop
,

Teungku Alex (@alexatjeh) 14 November 2014 10:55 UTC

Bootloopnya kenapa dan bagaimana? Tak bisa masuk recovery? Awak juga sering soalnya, tapi beres selalu. Hehe.
Cara paling mudah itu, cari ROM khusus untuk fastboot. Versi ROM fastboot terakhir ROM 45, armani_global_images_JHCMIBH45.0_4.3_id_d1eec427db (googling sendiri).
selanjutnya ikuti panduan di sini => http://redmi1sroot.blogspot.com/2014/10/share-cara-mengatasi-bootloop-brick-dsb.html

Shafari Rizky 5 November 2014 14:39 UTC

bootlop kenapa?

Shafari Rizky 6 November 2014 14:50 UTC

kok gak pernah di balas bung zam?

Mencoba Xiaomi Redmi Note | matriphe! 9 November 2014 15:22 UTC

[…] untuk memperbarui ROM dengan segera melalui menu Pembaruan secara OTA (Over The Air) atau melakukan flash secara […]

Shafari Rizky 14 November 2014 21:56 UTC

udah nyoba versi 45,0 blm bung zam? ada bug gak?

Muhammad Zamroni 15 November 2014 00:27 UTC

sudah. bug 45 ada di shutter kamera yg agak lag. buat aku yg sering motret, ini mengganggu. juga di network, beberapa kali harus flight-mode dulu terus dinyalain karena sinyal operator sering ilang (ga nyambung)..

Anton Wawan 15 November 2014 03:29 UTC

Pagi gan Zamroni… ane mau tnya, ane pake redmi 1s, kesulitan move app to sd gan, Ane skr sdh pake rom 45. mhn solusinya ya gan.

Alex 19 November 2014 04:51 UTC

Gan hp gua xiaomi redmi 1s waktu bootingnya stuck terus gua wipe semua datanya di recovery boot terus saya reboot tapi masih tetep stuck

*larna update miui

Muhammad Zamroni 20 November 2014 13:26 UTC

mungkin bisa mencoba dengan menggunakan mode fastboot? http://redmi1sroot.blogspot.com/2014/10/share-cara-mengatasi-bootloop-brick-dsb.html

Dhewa dexter 20 November 2014 16:31 UTC

Mas kalau saat sleep muncul Logo Mi pernah ngalamin nggak, apakah romnya itu bug, padahal sih baru aja di beli redmi 1s nya tapi sudah mengalami seperti ini.

Shafari Rizky 25 November 2014 14:00 UTC

45 udah normal blm bung zam

Muhammad Zamroni 26 November 2014 18:27 UTC

belum ada update terbaru. 😀

Shafari Rizky 25 November 2014 14:02 UTC

udah ada upgrade kit kat blm bung zam?

Muhammad Zamroni 26 November 2014 18:26 UTC

belum. rencananya untuk Redmi 1S dan Redmi Note akan mendapat update Kitkat di akhir tahun ini.

Rovano Rizky 26 November 2014 06:15 UTC

Gan gw kan barusan udh update romnya trus waktu hp nyala loading temanya lama banget & gk selesai2
Gimana solusinya gan??

Muhammad Zamroni 26 November 2014 18:25 UTC

itu namanya nge-brick. silakan simak caranya di sini: http://redmi1sroot.blogspot.com/2014/10/share-cara-mengatasi-bootloop-brick-dsb.html

Shafari Rizky 26 November 2014 22:06 UTC

rom 45 masih ada bug n lagnya gak bung zam?

Muhammad Zamroni 26 November 2014 23:01 UTC

belum ada update ROM terbaru 🙂

Shafari Rizky 27 November 2014 08:30 UTC

soalny punya temenku yg beli di tempatku udah stay di 45, emang buka play store lebih cepet tp takutnya masih banyak lag dan bugnya

Sony 1 Desember 2014 23:02 UTC

mas aku pake redmi note. Menurut mas perlu banget ga sih di root? udah baca postingmu yg ttg root. Tp mau nanya lg. heeheh tengkyu

bach oel 3 Desember 2014 08:36 UTC

Gan tanya? Apakah jhbmibh bisa di update ke rom yang jhcmibh

azran 21 Desember 2014 09:03 UTC

Kabel charger redmi saya hilang trus saya beli kabel bb untuk ngecas. Tp pngecasanya jd mmbutuhkn waktu lbh dr 6 jam, mslhny apa y bro? Sy gnti dgn kabel charger lain jg sama mslhnya

Muchsin 30 Desember 2014 09:46 UTC

Apa xiaomi redmi note bisa mke rom 43

arief 12 Januari 2015 01:24 UTC

mas aku udh dowload apknya.. pas di perbaharui sampai ke layar home, tapi masih d 4.3 gimna mas?

Arlo 25 Maret 2015 10:51 UTC

nama versi romnya ribet ya susah dihapal haha

Rizal 31 Mei 2015 14:55 UTC

Bro saya update dari miui 5 ke miui 6 global dev trs gagal. Skr tidak bisa masuk sistem, saya hidupkan selalu masuk mi recovery. Trs saya instal ulang melalui mi recovey tp selalu muncul tulisan “cannot find update.zip in sd card” trs harus gimana ?

Muhammad Zamroni 3 Juni 2015 09:25 UTC

sepertinya perlu di-flash dengan menggunakan MiPhone manager. http://en.miui.com/thread-92720-1-1.html

arini 14 Juli 2015 11:47 UTC

hp xiaomi saya waktu saya update, file nya belum tak pindah ke direktori downloaded rom di penyimpanan internal dan belum saya ganti nama, trus terlanjur saya perbarui, lalu masuk ke mode mi recovery terus. lalu waktu mau saya update, ada tulisan cannot find update.zip in sd card. bagaimana solusi nya… terus bagaimana cara menggunakan miphone manager ketika hp dalam kondisi mati.

teguh hendrawan 8 Agustus 2016 02:15 UTC

Bang mau nanya dong, saya pake xiomi redmi note 2 prime.. saya lupa password mi cluod saya Kalo mau naek versi lagi bisa gak???? Tolong dong sama caranya juga …

poenikservice 25 Desember 2017 23:16 UTC

numpang nanya gan,,,,saya punya redmi 1s restart terus menerus,dan udah saya flash ulang,tapi hp masih tetap restar terus,,,mohon bantuan nya,,makasi

Gilang 2 April 2018 14:02 UTC

Gan saya gagal update miui 8 nya xiaomi redmi 1 s hp nya batre penuh ga lama kemudian mati trus batre drop apa itu akibat nya