Ada yang beda dari acara Willkommen 2026, acara perayaan pergantian tahun baru yang disiarkan melalui saluran televisi publik ZDF tahun ini, saat saya menontonnya melalui streaming dari situs ZDF.

Saya tidak melihat latar belakang Brandenburger Tor, gerbang kebanggaan warga Berlin. Tata panggungnya pun terasa berbeda.
Rupanya acara tahunan ini tidak diadakan di Berlin, namun di Hamburg, tepatnya di Hafencity, area bekas pelabuhan tua di Hamburg yang kini direvitalisasi sebagai area modern sekaligus menambah luas wilayah Hamburg hingga 40%.
Sejak 2010/2011, acara Willkommen 20XX, perayaan pergantian tahun baru selalu dilakukan di Berlin.
Panggung megah dipasang, dan artis-artis nasional dan internasional tampil memberikan hiburan kepada warga Berlin yang juga disiarkan secara nasional.
ZDF ingin menciptakan sebuah landmark show yang bisa menjadi tontonan wajib keluarga di seluruh Jerman, mirip dengan acara New Year’s Rockin’ Eve di Times Square, New York.
Walau pun sebenarnya, sebelum tahun 2010, perayaan malam tahun baru di Brandenburg Tor sebenarnya sudah ada dan sering disiarkan oleh saluran swasta seperti Sat.1 atau RTL.
Sebagai lembaga penyiaran publik, ZDF (Zweites Deutsches Fernsehen) semacam TVRI-nya Jerman, ingin memberikan tayangan publik yang lebih megah dan berkelas tanpa gangguan iklan.

Acara dimulai dan disiarkan langsung tepat pukul 10:00 dan berakhir hingga 30 menit lewat tengah malam setelah penembakan kembang api ke angkasa.
Pada pergantian tahun dari 2019 ke 2020, sebelum pandemi Covid-19 melanda, saya dan istri pernah menonton acara ini secara langsung, dengan berdiri selama sekitar 8 jam dalam renggutan dingin musim dingin Berlin.
Saat itu kami masih polos karena baru saja pindah ke Berlin, dan sejak saat itu kami kapok keluar di malam tahun baru karena Berlin berubah menjadi zona perang setiap kali malam pergantian tahun baru.
Mungkin saya akan bercerita soal ini di tulisan berikutnya.
Anyway, saya pun mencari tahu kenapa acara tahunan ikonik ini dipindah ke Hamburg.
Menurut laporan situs Berliner, walikota Berlin dari partai CDU, Kai Wegner, Berlin tidak memiliki anggaran untuk mengadakan acara tersebut.
“Saya tidak ingin membebankan biaya acara ini kepada para pembayar pajak,” kata Kai kepada kantor berita DPA yang saya kutip dari situs lembaga penyiaran publik Berlin-Brandenburg, RBB24.
Meski begitu, di Brandenburger Tor tetap ada panggung kecil perayaan pergantian tahun bertajuk Happy New Yeah 2026 yang menampilkan artis dan musisi lokal.
Acara Willkommen 2026 di Hamburg juga unik, karena panggungnya berada di atas kapal yang mengapung di tengah Sungai Elbe.
Uniknya, para penonton berdiri di tepian sungai dan ada jarak yang cukup jauh dari panggung ke sungai.
Pemerintah Hamburg menilai bahwa acara ini adalah sarana promosi untuk memperkenalkan Hamburg lebih luas, terutama dengan mempromosikan wilayah baru Hafencity.
Saya sendiri tidak tahu apakah acara pergantian tahun ini akan diadakan rutin di Hamburg lagi, atau berpindah-pindah kota.
Namun yang pasti, Berlin tidak akan lagi menjadi tuan rumah acara pergantian tahun baru secara nasional lagi.