Surabaya North Quay: Nongkrong Sambil Menikmati Pesona Laut

Akhir-akhir ini, nama Surabaya sering menjadi perbincangan.

Surabaya North Quay, sumber foto: @sparkographics
Surabaya North Quay, sumber foto: @sparkographics

Di bawah kepemimpinan walikota Tri Rismaharini, Surabaya yang selama ini dikenal sebagai pusat bisnis dan ekonomi, kini juga mempercantik diri untuk menarik wisatawan.

Banyak tempat seru dan asyik yang bisa menjadi pilihan untuk sekadar nongkrong, selfie, hingga berkumpul bersama keluarga.

Mulai dari yang viral beberapa waktu, yaitu mekarnya bunga Tabebuya chrysotrica (bunga sakura khas Brasil) yang ditanam di jalan protokol di Surabaya, hingga tempat wisata lama seperti Pantai Kenjeran, Museum Jalesveva Jayamahe, House of Sampoerna, hingga Tugu Pahlawan bisa menjadi tujuan.

Kini ada tempat baru yang bisa jadi tujuan wisata di Surabaya, yaitu Surabaya North Quay.

Apa itu Surabaya North Quay?

Surabaya North Quay adalah tempat wisata yang berada di Terminal Gapura Surya Nusantara, di dalam komplek Pelabuhan Tanjung Perak.

Tempat wisata yang berada di bawah naungan PT Pelindo ini bisa menjadi alternatif tempat wisata kuliner dan nongkrong dengan pemandangan Selat Madura.

Surabaya North Quay dibuka sejak tahun 2016, dan langsung menarik perhatian warga Surabaya dan Jawa Timur.

Beberapa wisatawan dari Jakarta bahkan rela memesan tiket kereta api Jakarta-Surabaya untuk bisa datang dan merasakan sendiri asyiknya nongkrong di lokasi yang unik ini.

Fasilitas Surabaya North Quay

suasana lantai 2 Surabaya North Quay, sumber foto: @sparkographics
suasana lantai 2 Surabaya North Quay, sumber foto: @sparkographics

Surabaya North Quay, yang sering disingkat dengan SNQ, terdiri dari 3 lantai yang memiliki fasilitasnya masing-masing.

Penggemar belanja bisa puas membeli berbagai kerajinan khas Surabaya dan Jawa Timur di lantai 2.

Di lantai 2 ini juga sering diadakan pameran karya-karya pengrajin lokal.

Pecinta kuliner bisa memuaskan lidah dan perut dengan menikmati aneka makanan dan kuliner khas Surabaya dan Jawa Timur macam lontong balap, rujak cingur, pecel semanggi, sambil ditemani semilir angin laut.

Untuk naik ke lantai 2 dan 3, bisa menggunakan eskalator yang nyaman. Fasilitas umum seperti toilet dan mushola juga bisa ditemukan dengan mudah.

Spot Selfie Terbaik

pemandangan di lantai 2 SNQ, sumber foto: @sparkographics
pemandangan di lantai 2 SNQ, sumber foto: @sparkographics

Selain jadi pusat wisata, SNQ juga dikenal anak-anak muda sebagai spot foto dan selfie terbaik di Surabaya.

Di sini, berfoto dengan latar belakang kapal hilir mudik di Pelabuhan Tanjung Perak, Museum Jalesveva Jayamahe, hingga megahnya jembatan Suramadu juga tampak jelas dari SNQ.

Lantai 3 menjadi lokasi wajib untuk mendapatkan foto selfie terbaik.

Dengan area terbuka luas di atas gedung, ketiga pemandangan wajib ini kan tampil maksimal.

Agar lebih dramatis, berfoto di kala senja akan membuat foto luar biasa.

Jika terlewat saat senja, datang ke tempat ini di malam hari juga tak menjadi masalah, karena kerlap-kerlip lampu yang terpancar dari jembatan Suramadu dan kapal yang melintasi Selat Sunda juga menarik.

Surabaya North Quay beroperasi setiap Selasa hingga Minggu, buka pukul 11:00 WIB hingga 20:00 WIB.

Melihat Kapal Pesiar Mewah

sebuah kapal pesiar bersandar di SNQ, sumber foto: @ihksanroy
sebuah kapal pesiar bersandar di SNQ, sumber foto: @ihksanroy

Jika beruntung, pengunjung bisa melihat kapal pesiar mewah yang sedang bersandar di pelabuhan Tanjung Perak.

Memang awalnya kawasan Surabaya North Quay adalah dermaga kapal-kapal pesiar mewah yang beristirahat di Tanjung Perak.

Sampai sekarang, kapal pesiar mewah ini masih kerap bersandar di sini dan jadi pemandangan istimewa karena tidak setiap hari terjadi.

Menurut data pada tahun 2017, ada sekitar 70 kapal pesiar yang datang berlabuh di Surabaya.

Beberapa nama kapal pesiar mewah tersebut yakni Genting Dream, Seabourn Encore, MS. Volendam, dan Azamara Journey.

Kapal-kapal pesiar mewah tersebut melayani perjalanan dari Singapura yang berlabuh di Tanjung Perak di Surabaya dan Celukang Bawang di Bali Utara.

Menuju Surabaya North Quay

Jika datang dari Jakarta, bisa memesan tiket kereta Api Jakarta-Surabaya, turun di Stasiun Pasar Turi atau Stasiun Gubeng, kemudian lanjutkan perjalanan dengan taksi, baik taksi konvensional maupun taksi online.

Jika kurang puas menikmati jajanan kuliner di SNQ, bisa juga jalan-jalan menikmati kuliner malam di Surabaya.

Penggemar masakan pedas bisa mampir ke Sambal Mak Yeye di dekat Stasiun Wonokromo untuk mencicip pedasnya sambal dan aneka lauk yang dihidangkan bareng nasi panas yang mengepul.

Artikel ini dipublikasikan pada 13 Maret 2019, sekitar 8 bulan yang lalu. Informasi yang dimuat di artikel ini mungkin sudah tidak akurat.

Ada 1 tanggapan
Lintas Nusa 18 Agustus 2019 14:23 WIB

Antar saudara berangkat naik kapal dharma lautan. Sudah lama tidak ke pelabuhan. Bagus banget dan nyaman. Bersih dan yang terpenting sekarang petugasny ramah ramah tidak seperti dahulu. Dahulu petugasnya susah ditanya dan muka judes. Pelabuhannya nyaman seperti bandara. Ada mushola dan kamar mandi yang relatif bersih. Mungkin kita sebagai pengunjung harus ikut menjaga kebersihan. Tempat duduk disediakan banyak dan nyaman. Terimakasih pelabuhan tanjung perak yang sudah berbenah

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.