Mengubah Nama di Akun PayPal

Saat saya membuat akun PayPal pada 2008, dan menggunakan nama yang penulisannya salah, karena kecerobohan petugas saat membuat KTP saya.

Akibatnya, penulisan nama di rekening saya juga salah, mengikuti nama yang tertulis di KTP.

halaman profil PayPal
halaman profil PayPal

Namun setelah saya memperbaiki kesalahan nama di rekening bank saya, saya juga ingin memperbaiki nama yang ada di akun PayPal saya.

Hal ini saya lakukan untuk jangka panjang juga, selain supaya saya bisa bertransaksi dengan lancar.

PayPal mewajibkan nama di akun dan nama di rekening harus sama, terutama untuk melakukan penarikan dana.

Kebetulan saya ingin menarik dana dari akun PayPal ke rekening BCA saya, sehingga mau tak mau saya harus melakukan koreksi nama di akun PayPal saya.

Saya mengikuti langkah-langkah untuk memperbarui nama saya, namun nama saya tidak kunjung berubah.

Saya bahkan telah melakukan permintaan pengubahan nama saya dua kali, pertama pada 7 Oktober 2018 dan yang kedua pada 12 Oktober 2018, namun tetap tidak ada respon, meski saya sudah menerima e-mail notifikasi permintaan saya.

Saya juga mengunggah foto paspor saya sebagai bukti nama saya yang benar, namun tetap saja respon PayPal untuk memperbarui nama saya lambat.

Setelah membaca kasus yang sama, saya akhirnya mencoba menghubungi PayPal lewat akun Twitter @AskPayPal melalui pesan pribadi pada 17 Oktober 2018 jam 05:42 WIB.

respon dari PayPal Customer Support
respon dari PayPal Customer Support

Saya menjelaskan kronologisnya dan berharap ada tanggapan dari akun tersebut, namun hasilnya pesan pribadi saya tidak direspon.

Saya pun pesimistis masalah saya selesai.

Tiba-tiba pada jam 13:24 WIB, saya mendapatkan e-mail dari PayPal.

Rupanya PayPal membaca keluhan saya dan melakukan pengubahan nama, dan memberitahu saya melalui e-mail yang detailnya bisa saya baca di halaman Pesan (Message Center) di akun PayPal.

Inti dari pesan yang dikirimkan oleh PayPal Customer Support adalah setelah meninjau permintaan saya, PayPal akhirnya menyetujui permintaan saya dan mengubah nama saya sesuai dengan yang saya minta.

Di dalam pesan tersebut juga diinformasikan bahwa untuk menarik dana dari PayPal ke rekening bank di Indonesia, saya harus menghapus informasi bank saya yang lama (yang menggunakan nama yang salah) dan menambahkan kembali informasi bank yang baru.

Setelah masalah saya teratasi, saya menginformasikan kepada PayPal melalui pesan pribadi Twitter pada jam 04:27 WIB.

PayPal membalas pesan pribadi saya pada jam 00:15 WIB yang mengatakan ikut senang masalah saya teratasi dan jika ada masalah lain bisa menghubungi mereka kembali.

Pelajaran yang bisa saya petik adalah, jika menjumpai masalah dengan akun PayPal, segera hubungi layanan pelanggan PayPal melalui e-mail, Twitter, serta Facebook.

Akhirnya saya bisa melakukan penarikan dana ke rekening BCA saya karena nama akun PayPal dan di rekening BCA saya sudah sama.

Pembatasan Akun dan Verifikasi

pembatasan akun PayPal
pembatasan akun PayPal

Setelah saya berhasil mengubah nama dan menarik dana, tanggal 18 Oktober 2018 jam 16:47 WIB saya mendapatkan e-mail yang memberitahukan bahwa akun PayPal saya dibatasi aktivitasnya.

Saat dibatasi, akun saya tidak dapat melakukan transaksi mengirim, menerima, dan menarik dana menggunakan PayPal.

Dugaan saya, PayPal mendeteksi perubahan nama dan penambahan rekening baru saya, lalu melihat aktivitas penarikan dana tanpa otorisasi, membuat PayPal meminta informasi lebih lanjut untuk verifikasi.

Saya diminta mengunggah data informasi diri dan bukti alamat tempat tinggal saya ke PayPal, untuk membuktikan bahwa nama dan alamat saya nyata.

Sebuah tindakan preventif yang baik menurut saya, meski saya pribadi jadi repot karena harus mengunggah beberapa dokumen.

Saya mengunggah foto paspor saya untuk bukti informasi diri, di mana untuk dokumen ini membutuhkan dokumen identitas berfoto.

Untuk dokumen bukti alamat, saya mengunggah foto e-KTP saya, namun setelah PayPal memeriksa, dokumen e-KTP saya dianggap tidak valid.

Jam 21:50 WIB sebuah e-mail masuk, di mana PayPal meminta dokumen yang menyatakan alamat penagihan, misalnya tagihan listrik, tagihan air, dan dokumen surat-menyurat yang menyatakan bahwa alamat yang digunakan valid.

Saya mengunggah ulang dokumen bukti ini dengan dokumen tagihan kartu kredit saya. Saya sendiri tidak memiliki bukti tagihan listrik karena listrik saya prabayar, kemudian alamat penagihan Indihome saya ke alamat tempat saya tinggal yang berbeda dengan alamat di KTP.

PayPal akhirnya menyatakan seluruh dokumen saya valid dan membuka pembatasan akun PayPal saya melalui e-mail yang saya terima pada jam 22:42 WIB.

Akun saya pun kembali seperti biasa, bisa melakukan seluruh aktivitas di PayPal.

Artikel ini dipublikasikan pada 18 Oktober 2018, sekitar 4 minggu yang lalu. Informasi yang dimuat di artikel ini mungkin sudah tidak akurat.

Ada 3 tanggapan
setiawan 21 Oktober 2018 15:46 WIB

kalau tagihan kartu kredit-nya pakai e-statement bukan printed paper apa masih bisa diterima ?

Muhammad Zamroni 21 Oktober 2018 15:47 WIB

diterima. saya menggunakan e-statement, kok. kirimkan saja berkas PDF atau screenshot-nya.

Putu Eka Jalan Jalan 29 Oktober 2018 07:38 WIB

Paypal memang ketat untuk securitynya. Terbayang dulu yang pengen punya verified account Paypal, ndak punya CC, akhirnya bisa setelah VCC diluncurkan dari salah satu bank

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.