Mengirim Kartu Pos Melalui Singapore Post

Saat bermain ke Universal Studios Singapore, saya menyempatkan diri membeli kartu pos untuk dikirim ke teman-teman.

Saya membeli kartu pos bertema Universal Studios Singapore di toko suvenir di dekat pintu masuk. Kartu pos tersebut memiliki gambar yang lucu-lucu sehingga saya pun bingung hendak memilih yang mana.

kartu pos tema Universal Studios Singapore
kartu pos tema Universal Studios Singapore

Harga kartu pos yang dijual di toko suvenir Universal Studios Singapore adalah S$2 per lembar, namun bila membeli 4 lembar, harganya total hanya S$ 5.

Saya bertanya pada kasir, di mana saya bisa menemukan kantor pos untuk mengirimkan kartu pos tersebut.

Menurut kasir, ada satu kantor pos di HarbourFront Center, yang lokasinya berjarak 2,3 KM dan ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit.

Kasir tersebut mengatakan bahwa kantor pos akan tutup jam 17:00. Namun karena saya keluar dari Universal Studios Singapore hampir jam 16:45, saya pun harus bergegas.

Kasir tersebut menambahkan jika misal kantor pos sudah tutup, saya bisa membeli prangko dengan menggunakan mesin SAM (Self-service Automated Machines) dari Singapore Post, namun hanya menerima pembayaran menggunakan kartu.

Saya kemudia mengecek melalui Google dan dikatakan bahwa kantor Singapore Post di HarbourFront Centre tutup jam 17:30.

Membeli Prangko dan Mengirim Kartu Pos di Singapore Post

kantor pos Singapore Post di HarbourFront Centre
kantor pos Singapore Post di HarbourFront Centre

Kantor Singapore Post HarbourFront Centre berada di lantai 3, satu lantai dengan lokasi Terminal Feri Singapura-Batam.

Sekilas kantor pos ini bentuknya seperti bank.

Saat kami sampai, suasana sepi. Mungkin karena sudah hampir tutup.

Ada 2 loket layanan di sini, yaitu loket All Services dan loket Stamps, Letters, and Packages.

Saya mengantre di loket penjualan prangko. Di depan saya ada sepasang suami istri yang hendak mengirim paket ke Indonesia.

Setelah pasangan tersebut dilayani, saya kemudian membeli prangko di loket ini.

Untuk mengirim kartu pos ke Indonesia, saya dikenakan biaya prangko sebesar S$ 0,6 (6 sen) per kartu pos.

Tidak seperti di kantor Pos Indonesia di mana saya bisa menyerahkan kartu pos ke loket, petugas mengarahkan saya untuk memasukkan kartu pos yang telah dibubuhi prangko ke kotak pos yang ada di luar kantor.

Di depan kantor, berderet kotak pos besar dan ada sebuah mesin SAM di samping kotak pos tersebut.

Kotak pos dibagi menjadi 2 bagian, yaitu untuk alamat lokal Singapura dan ke luar negeri. Selain surat, kotak pos ini juga bisa menerima kiriman paket dengan berat tertentu, baik ke alamat lokal Singapura maupun ke luar Singapura.

kotak pos dan mesin SAM Singapore Post
kotak pos dan mesin SAM Singapore Post

Di bagian pengiriman luar negeri, untuk surat juga dibagi menjadi dua bagian, yaitu untuk surat dengan prangko (stamped mail) atau surat berlangganan (franked mail).

Saya pun memasukkan kartu pos ke lubang pengiriman surat berprangko dengan tujuan ke luar negeri.

Saya sebenarnya penasaran dengan mesin SAM yang berada di samping kotak pos, namun karena mesin ini hanya menerima pembayaran menggunakan kartu kredit lokal, saya tidak bisa mencobanya.

Singapore Post memiliki aplikasi Android dan iOS yang bisa diunduh untuk mendapatkan berbagai macam informasi, mulai dari lokasi kantor pos, mesin SAM, kotak surat, hingga pelacakan pengiriman paket.

Layanan Singapore Post juga bermacam-macam. Mulai dari menerima berbagai macam pembayaran, hingga mengubah berbagai macam jenis surat langganan ke format digital.

Singapore Post mampu beradaptasi dan menerapkan teknologi di layanannya, yang saya harap juga akan diikuti oleh layanan Pos Indonesia.

Galeri Foto

Artikel ini dipublikasikan pada 27 Mei 2018, sekitar 3 bulan yang lalu. Informasi yang dimuat di artikel ini mungkin sudah tidak akurat.

Belum ada tanggapan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.