Merasakan Sensasi Smart TV Dengan Kata Box

Tulisan ini diterbitkan pada 8 November 2015, sekitar 1 tahun yang lalu. Informasi pada tulisan ini mungkin sudah tidak sesuai.

Setelah menghadiri peluncuran Kata Box, saya beruntung bisa membawa pulang seperangkat Kata Box berikut game controller, kabel HDMI, dan kabel USB.

Harga seperangkat Kata Box Rp 980.000, dan selama promosi akan mendapat bonus sebuah game controller.

Saya yang tidak punya smart TV, tentu merasa senang karena akhirnya bisa merasakan sensasi menggunakan smart TV. Yang lebih membahagiakan lagi, karena saya hanya memiliki TV biasa, TV tabung tanpa koneksi HDMI, Kata Box mendukung konektivitas AV (audio-video) RCA kuning-merah-putih yang ada di semua TV.

Selain HDMI, Kata Box menggunakan colokan AV RCA dengan ujung jack 3,5 mm. Kabel ini bisa dibeli dengan mudah dan murah di toko elektronika.

Kemasan dan Fisik Kata Box

isi kemasan Kata Box isi kemasan Kata Box

Kardus Kata Box berbentuk kubus dengan panjang sisi 12 cm dengan tinggi 10 cm. Desain kemasannya berwarna putih dan tampak elegan. Kemasan kardus bertipe C yang cara membukanya dengan mengangkat bagian atasnya.

Perangkat Kata Box berwarna hitam langsung terlihat menonjol memenuhi permukaan kardus. Begitu diangkat, perangkat Kata Box terasa cukup ringan. Dengan ukuran 10,5 × 10,5 × 2,5 cm perangkat ini bahkan bisa dipegang hanya dengan satu tangan.

Di bawah perangkat, terdapat lembar panduan singkat berbahasa Inggris dan bertulisan Mandarin. Remote controller diselipkan secara diagonal ke dalam dudukan kardus yang bila diangkat terlihat catu daya dengan colokan kaki tiga (tipe G).

Logo Kata lengkap dengan ikan koinya tertulis lamat-lamat di permukaan bagian atas. Terdapat lubang kecil yang merupakan indikator saat Kata Box menyala.

Di bagian samping kanan terdapat sebuah port USB. Colokan-colokan terletak di belakang yang terdiri dari lubang jack 3,5 mm untuk AV, port USB, port micro SD, colokan catu daya, port HDMI, dan port kabel LAN (RJ-45).

Remote controller Kata Box begitu mungil dan stylish. Panjangnya hanya 14 cm dengan lebar 4 cm, dengan warna hitam senada dengan Kata Box. Tidak seperti biasanya, remote controller Kata Box ditenagai baterai Lithium tipe CR2032 bertegangan 3 volt.

Game controller Kata Box menggunakan teknologi nirkabel. Selain tombol dan tuas pengendali pada kebanyak game controller pada umumnya, terdapat tombol kunci dan tombol play. Terdapat colokan kabel micro USB di bagian depan yang berfungsi untuk mengisi ulang daya pada game controller ini.

Jika tidak digunakan, game controller ini bisa dimatikan dengan menggeser tombol di bagian bawah. Lampu indikator LED berjejer 4 buah akan menyala jika game controller ini dinyalakan.

Kata Box menggunakan prosesor Amlogic S805 1,5 GHz quad-core yang biasa digunakan oleh perangkat smart TV. Untuk grafis, Kata Box mempercayakannya kepada Mali 450. RAM yang ditanam sebesar 1 GB dengan media penyimpan sebesar 8 GB yang bisa ditambah micro SD atau menautkannya dengan hard disk eksternal lewat USB.

Pengalaman Pengguna

tampilan menu pengaturan Kata UI tampilan menu pengaturan Kata UI

Memasang Kata Box bukan hal sukar. Namun beberapa hal perlu disiapkan terlebih dulu, terutama kabel. Jika TV yang digunakan sudah mendukung HDMI, kabel HDMI tambahan perlu disiapkan, karena dalam paket penjualan tidak disediakan (dijual terpisah).

Karena TV saya hanya sebuah TV tabung biasa yang tidak memiliki kabel HDMI dan hanya tersedia port RCA, saya pun membeli sebuah kabel RCA ke jack 3,5 mm seharga Rp 20.000 di toko elektronika.

Sebuah konverter colokan listrik juga dibutuhkan karena catu daya yang disertakan menggunakan tiga kaki (tipe G) sedangkan di Indonesia colokan listrik menggunakan tipe F (dua kaki).

Setelah semua kabel terpasang, dan kontak daya terhubung, lampu indikator Kata Box akan menyala biru. Jika dimatikan menggunakan remote controller, warna lampu indikator ini akan berwarna merah.

Tampilan layar kemudian menunjukkan logo Kata, dan setelah proses booting selesai, muncul menu pengaturan bahasa.

Setelah selesai mengeset bahasa, Kata UI lengkap dengan empat pilihan menu, yaitu TV, Office, Game, dan Settings.

Pengaturan Dasar

remote controller Kata Box remote controller Kata Box

Saya kemudian bereksplorasi sejenak dengan menjelajah bagian pengaturan. Dari menu ini, saya bisa mengubah nama perangkat, mengatur konektivitas wi-fi, dan melihat informasi sistem.

Saya mengalami kesulitan dalam beberapa hal yang dugaan saya karena perbedaan resolusi. Kata Box menggunakan resolusi maksimal 1920 × 1080 piksel di mana layar monitor TV CRT 14 inchi saya resolusinya sekitar 800 × 600 piksel.

Sepertinya Kata Box dirancang untuk layar dengan rasio 16:9 yang digunakan mayoritas layar TV masa kini, sedangkan TV CRT yang saya gunakan menggunakan rasio 4:3. Ini cukup merepotkan karena ada beberapa bagian tampilan layar terpotong.

Pengoperasian dengan remoter controller masih bisa dibilang nyaman, hanya saja agak menyulitkan saat mengetik karena saya harus memilih tuts keyboard di layar dengan menggeser kursor menggunakan tombol navigasi atas-bawah-kiri-kanan.

Belakangan saya menyadari bahwa jauh lebih nyaman mengoperasikan Kata Box menggunakan game controller. Dengan menggunakan tuas di sebelah kanan, akan muncul tanda panah kursor yang berfungsi layaknya mouse.

Juga, dengan game controller tidak perlu lagi harus mengarahkan ke Kata Box, seperti saat menggunakan remote controller, karena game controller menggunakan koneksi nirkabel, sedangkan remote controller menggunakan infra merah yang harus diarahkan ke sensor yang menempel di Kata Box.

Saya memeriksa versi sistem operasi. Versi Kata UI yang digunakan adalah 1.1.2. Saya kemudian memperbarui sistem operasi Kata UI secara online, yang kemudian secara otomatis Kata Box memperbarui versi sistem operasinya ke versi 1.1.7.

Saya kemudian juga mengatur akun Google Play supaya bisa mengunduh aplikasi. Namun saya mengalami kesulitan saat masuk ke akun Google saya karena saya mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah. Pada saat ditanya kode token, saya tidak bisa memasukkan kode token karena keyboard tidak muncul.

Saya kemudian menggunakan akun Google saya yang lain, yang tidak menggunakan Verifikasi 2 Langkah, dan kemudian saya bisa lancar mengunduh aplikasi lewat Google Play.

Layanan TV Berlangganan

akses Netflix akses Netflix

Saya kemudian mencoba layanan TV berlangganan yang dijanjikan. Saya memilih mode TV dan terlihat beberapa icon layana TV berbayar yang biasa ada di Amerika Serikat, seperti Netflix, CBS, Spotify, dan sebagainya.

Namun sebelumnya, saya harus mengaktifkan MegaVPN terlebih dahulu. Secara prinsip, MegaVPN ini membuat kita seolah-olah masuk ke dalam jaringan Amerika Serikat dan bisa mengakses konten-konten tersebut, karena sebenarnya layanan tersebut tidak tersedia di Indonesia.

MegaVPN ini merupakan layanan berbayar, namun pengguna Kata Box bisa mendapatkan akses secara gratis selam 60 hari. MegaVPN dirancang khusus untuk bisa mengakses konten-konten layanan TV berbayar menjadi lebih stabil.

Setelah berhasil mengaktifkan akun MegaVPN dan terhubung ke server MegaVPN, saya kemudian mencoba mengakses Netflix. Ah, rupanya saya harus memiliki akun Netflix (berbayar) terlebih dahulu sebelum bisa menikmati layanannya.

Begitu juga dengan beberapa layanan lain semacam CBS. Rupanya saya salah mengira bahwa saya bisa langsung bisa mengakses konten layanan TV berbayar Amerika tersebut secara langsung dan gratis jika menggunakan Kata Box.

Karena saya tidak memiliki rencana untuk membuat akun atau berlangganan layanan tersebut, saya kemudian mencoba fungsi game di Kata Box.

Layanan Permainan

game controller Kata Box game controller Kata Box

Saya menggeser menu dan masuk ke menu Game. Di situ sudah terpasang beberapa aplikasi game yang diunduh dari Google Play.

Agar lebih afdol, saya menggunakan game controller untuk bermain game. Setelah memasang dongle nirkabel ke port USB dan menyalakan, lampu indikator akan menyala merah. Dari keempat lampu indikator, hanya satu lampu yang menyala.

Dugaan saya, lampu ini adalah indikator baterai. Game controller bisa diisi melalui port mikro USB yang ada di bagian depan.

Bermain game menggunakan game controller rupanya butuh ketrampilan tersendiri. Belum lagi beberapa game dirancang untuk dimainkan dengan menyentuh layar pada ponsel. Namun jika menemukan game yang cocok dimainkan dengan game controller semacam AirAttack yang disertakan di dalam perangkat, akan sangat menyenangkan.

Selain AirAttack, ada pula game Super Soccer Champs yang sepertinya cocok dimainkan dengan game controller. Namun karena saya bukan penyuka game sepak bola, saya tidak memainkan game ini.

Saya merasa bahwa mengakses menu-menu Kata UI jauh lebih nyaman menggunakan game controller daripada menggunakan remote controller.

Layanan Office

Layanan Office ini pada dasarnya adalah mengakses berbagai aplikasi yang digunakan untuk bekerja, misal mengakses peramban, dokumen, surel, dan sebagainya.

Agar lebih nyaman, sebaiknya memang menggunakan keyboard dan mouse nirkabel Kata yang dijual terpisah. Sepaket dijual dengan harga sekitar Rp 300.000, di mana kedua perangkat menggunakan sebuah dongle sehingga tidak memakan port USB di Kata Box yang terbatas.

Saya belum mencoba apakah Kata Box bisa mendeteksi dan menggunakan keyboard dan mouse USB biasa, karena saya tidak mempunyai perangkat ini.

Performa

Untuk mengukur performa, saya memasang Antutu Benchmark yang biasa saya gunakan untuk mengukur kinerja suatu gawai.

Melalui Google Play, saya memasang Antutu Benchmark dan kemudian menjalankannya. Saya memperoleh hasil 16.058. Skor ini merupakan kisaran skor yang standar didapat pada perangkat Android dengan spesifikasi yang serupa.

Saya kesulitan membaca data lebih detail karena masalah resolusi. Tampilan Antutu Benchmark terpotong dan tulisan yang ditampilkan begitu kecil.

Dengan menggunakan aplikasi CPU-Z, saya mencoba melihat dalaman si Kata Box. Rupanya oleh CPU-Z, prosesor Amlogic S805 dikenali sebagai ARM-Cortex A5 karena memang prosesor ini menggunakan basis tersebut.

Spesifikasi

Berikut ini spesifikasi Kata Box.

CPU Amlogic S805 quad-core 1,5 GHz 32 bit
GPU Mali 450
RAM 1 GB
Media Simpan Internal 8 GB
Memori Eksternal MicroSD™ hingga 32 GB
Nirkabel/Wi-Fi WLAN (802.11b/g/n)
USB mikro 2.0
Audio Video 3,5 mm jack to RCA dan HDMI
Daya 5 volt DC 1 ampere
Android 4.4.2 Kitkat, Kata UI

Muhammad Zamroni

pengembang web • penyelam scuba • pejalan pemula • peminat perangkat

Jakarta, Indonesia

2 Comments

Tulisan ini diterbitkan pada 8 November 2015, sekitar 1 tahun yang lalu. Informasi pada tulisan ini mungkin sudah tidak sesuai.

M Hanjani

18 April 2016 14:54

Maaf gan mau tanya, agan tampilannya runyem/ kusut ga klo pake kabel av. Klo saya pake kabel av tampilanya runyem ga jelas gtu ngeblur, tapi kalo pake hdmi ok. Saya uda ganti kabel av dua kali, dengan merk yg sama tapi tetep gan ga ada perubahan. Menurut agan kabel av apa yg rekomended bwat kata box ini ? Terimakasih

rosi

10 September 2016 11:46

Garansi kata box kurang memuaskan Tidak sesuai dengan yg dijanjikan Baru beli 2 hari sudah error

Statistik

Telah dibaca 0 kali. Waktu baca rata-rata 12 minutes. Ada 2 komentar. Dibagikan 0 kali ke media sosial.