Pengalaman Menggunakan Aplikasi SayTaxi

Artikel ini ditayangkan pada 23 April 2015, sekitar 2 tahun yang lalu. Informasi pada tulisan ini mungkin sudah tidak sesuai.

Jika saat di Jakarta saya menggunakan aplikasi GrabTaxi, di Jogja, saya mencoba aplikasi SayTaxi yang secara umum memiliki fungsi yang sama.

splash screen SayTaxi splash screen SayTaxi

Biasanya saya menggunakan taksi Pataga yang salah satu tempat mangkalnya dekat dengan lokasi kantor. Karena lokasi kantor cukup nyelip, pengemudi taksi Pataga pun cukup paham lokasinya karena memang sudah daerah mangkalnya.

Namun karena penasaran dengan aplikasi SayTaxi, saya mencoba memesan taksi menggunakan aplikasi ini. Apakah pengalaman yang saya dapatkan sama seperti saat menggunakan GrabTaxi?

Menggunakan Aplikasi SayTaxi

Saya mengunduh aplikasi SayTaxi dari Google Play. Aplikias ini juga tersedia di iTunes untuk pengguna iOS. Saya mengunduh aplikasi SayTaxi pada perangkat Android saya.

Mendaftar di SayTaxi

Setelah mengunduh, saya pun mendaftar. Proses pendaftarannya cukup mudah, yaitu dengan menggunakan akun Google Plus atau menggunakan nomor telepon. Saya memilih menggunakan nomor telepon.

SayTaxi kemudian mengirimkan kode verifikasi melalui SMS ke nomor saya. SMS dikirim melalui nomor dengan kode negara +1 Amerika Serikat dengan kode wilayah 246 yang ternyata adalah nomor Barbados.

Setelah nomor terverifikasi, saya pun mengisi nama dan alamat e-mail. Setelah disimpan, proses pendaftaran pun selesai.

Memesan Taksi

informasi armada taksi informasi armada taksi

Setelah proses pendaftaran selesai, saya langsung dihadapkan pada menu lokasi saya dan lokasi tujuan. Saya menggunakan GPS untuk mendeteksi keberadaan saya, namun rupanya masih belum akurat, hanya mendeteksi nama jalan saja. Bisa jadi ini karena keterbatasan Google Maps yang digunakan.

Saya kemudian melakukan penyuntingan lokasi saya dengan menggeser pin pada peta ke lokasi saya. Lalu saya menentukan tujuan saya dengan memasukkan nama bandara Adi Sutjipto, dan aplikasi bisa langsung mengenali tujuan saya tersebut.

Aplikasi SayTaxi menampilkan jumlah pengemudi yang berada di sekitar lokasi saya. Saat itu ada 5 pengemudi yang tersedia. Setelah menekan tombol “cari taksi” dan melakukan konfirmasi, aplikasi akan mencarikan pengemudi yang bersedia.

Setelah pengemudi menyetujui pesanan, akan muncul informasi armada taksi berupa nomor lambung, penilaian, foto, keterangan jenis dan warna mobil, nomor polisi, perkiraan tarif, dan perkiraan waktu tiba. Tidak ada informasi nama pengemudi atau fotonya.

Tarif yang muncul merupakan tarif patokan, karena harga yang ditawarkan sesuai dengan tarif pada argo yang nanti akan muncul pada akhir perjalanan.

Saya mendapatkan taksi dengan nomor lambung SEWU 116 dengan armada mobil Chevrolet Spin berwarna hitam bernomor polisi AB 1617 AH. Perkiraan tarif adalah Rp 34.804,5 dengan waktu tiba taksi ke lokasi saya sekitar 7 menit.

Jika saya setuju dengan informasi ini dan menekan tombol selanjutnya, akan muncul peta lengkap dengan lokasi saya yang ditandai dengan pin berhuruf A, lokasi taksi dengan gambar mobil, dan lokasi tujuan dengan tanda huruf B.

Informasi armada bisa dilihat kembali dengan menekan bagian navigasi. Kali ini terdapat nomor telepon si pengemudi.

Setiap beberapa detik, aplikasi SayTaxi memperbarui posisi taksi dan memberikan perkiraan waktu taksi akan tiba.

Pengalaman Menggunakan Taksi 373737

struk taksi struk taksi

Setelah menunggu selama 10 menit karena kondisi jalanan yang macet taksi saya pun tiba. Pengemudi taksi saya tidak dapat lokasi saya dan berhenti tak jauh.

Pengemudi taksi menelepon saya dan saya berusaha memberi arahan. Namun karena sudah terlalu lama, saya memutuskan untuk mendatangi lokasi tempat taksi berhenti, yang ternyata si taksi tengah berjalan memutar mencari lokasi saya. Saya pun menelepon pengemudi dan akhirnya kami bertemu.

Sesuai informasi pada aplikasi SayTaxi, taksi yang saya tumpangi menggunakan mobil Chevrolet Spin yang terlihat masih baru. Saya tak melihat ada perangkat radio, hanya sebuah tablet yang terselip di bagian penghalau cahaya di bagian atas yang terlipat. Tablet ini yang digunakan pengemudi untuk menjalankan aplikasi SayTaxi khusus untuk pengemudi.

Saat mobil berjalan, saya melihat angka pada argo tidak berubah. Setelah bertanya kepada pengemudi, ia menjelaskan bahwa argo akan menyala otomatis setelah kursi di bagian penumpang diduduki. Benar saja, tak berapa lama argo menyala setelah taksi berjalan beberapa ratus meter dan langsung menunjukkan angka Rp 18.000.

Menurut pengakuan pengemudi taksi, aplikasi SayTaxi baru beroperasi sekitar bulan Maret 2015. Armada yang bekerja sama dengan SayTaxi saat itu hanya taksi 373737 (dulu bernama JAS).

Semua armada taksi yang berjumlah sekitar 200 unit telah dilengkapi dengan tablet untuk menjalankan SayTaxi. Aplikasi ini bahkan telah menggantikan fungsi radio yang biasa digunakan untuk berkomunikasi ke pool.

Jika melakukan panggilan melalui telepon pun, pool akan mengirim permintaan ke pengemudi taksi menggunakan aplikasi SayTaxi juga.

Pengemudi sendiri terlihat masih belum terlatih menggunakan aplikasi. Saya tidak melihat pengemudi melakukan konfirmasi jika penumpang telah masuk ke taksi. Saya melihat aplikasi SayTaxi saya dan benar, posisinya seolah-olah masih mencari taksi.

Karena saat itu jalanan cukup macet, pengemudi mengusulkan untuk lewat jalan lingkar luar. Saya menyetujui, meski jarak tempuhnya lebih jauh.

Setelah tiba di bandara, argo taksi menunjukkan angka Rp 42.250, cukup jauh dari perkiraan aplikasi yang menunjukkan angka sekitar Rp 35.000. Saya memberikan uang Rp 50.000 dan si pengemudi tidak memberikan kembalian.

Sebenarnya saya bersedia memberikan tips dan uang parkir, namun sikap si pengemudi kurang simpatik. Saya pun meminta struk untuk melihat detil perjalanan saya.

Dari struk bisa diketahui tanggal, jam, dan jarak tempuh saya adalah 8,844 Km dengan waktu tunggu 7,21 ms. Saya sendiri tidak mengerti maksud dari angka waktu tunggu ini.

Pengemudi rupanya melakukan konfirmasi di aplikasi setelah saya turun. Dari riwayat perjalanan pada aplikasi, terlihat bahwa perjalanan saya hanya berjarak 600 meter dengan durasi 37 detik. Ongkos yang dibayar Rp 25.000 yang dugaan saya ini adalah ongkos minimum pemesanan.

Saya pun memberi nilai 2 bintang untuk perjalanan saya kali ini. Saya kurang puas dan sepertinya saya tidak akan menggunakan aplikasi ini jika tidak terpaksa.

Muhammad Zamroni

pengembang web • penyelam scuba • pejalan pemula • peminat perangkat

Jakarta, Indonesia

14 komentar

Artikel ini ditayangkan pada 23 April 2015, sekitar 2 tahun yang lalu. Informasi pada tulisan ini mungkin sudah tidak sesuai.

Alex

10 Mei 2015 17:48

tarif taksi di jogja mahaall

ryan_oke

6 Juni 2015 20:25

Ini adalah taksi Jas alias Citra. Beberapa sopirnya memang tidak memberikan pengalaman yang menyenangkan. Memang ada sopir yang ramah. Tapi seperti biasanya, cela sedikit apapun akan menodai keindahan yang lain.

Mas Hanif

15 Juni 2015 20:59

Pengalaman saya naik taxi gak pernah minta kembalian, kecuali duit ngasih ngepass
Kalo naik taxi mahal or murahnya tergantung kitanya mas, kalo mau murah naik angkot aja
Membahas driver tergantung kita menyikapinya, kalo kitanya murah esem murah senyum semua orang pun akan membalasnya,
So saya senang2 aja selama ini pakai aplikasi ini, trims pihak yg bersangkutan, lebih memudahkan ntuk beraktifitas,
Maju teruss

willi

25 September 2015 17:07

trim's reviewnya sangat lengkap & jelas. :)

bay

2 Januari 2016 08:21

makasih oom reviewnya, lagi mau main ke jogja supaya tak ditipu taksi

Deerik

27 Januari 2016 10:31

Saya mengalami pengalaman yg nyaris hampir sama. Saya menunggu di bandara adi sucipto terminal b. Saya di telp oleh supir taksi yg menanyakan dimana lokasi saya berulang2, sampai akhirnya saya memutuskan jalan keluar bandara sambil menggeret koper yg saya bawa. Kita akhirnya bertemu , si supir tdk berusaha keluar membantu saya , saya membuka pintu belakang sendiri dan memasukkan barang saya sendiri. Tujuan saya dr bandara ke joglosemar jalan magelang. Saya mmg bukan org yogya tp setau saya jaraknya tdk jauh ketika saya berangkat diantar teman saya. Perkiraan biaya waktu itu menunjukkan angka 40 rb ... Saya diajak berputar2 sampai ke UGM . Saya lalu bertanya mas kok jauh sekali ya jaraknya? Dia jwb sebentar lagi sampai , ya udah walhasil tarif yg saya bayarkan adalah 67 atau 68 . Tanda bukti juga tidak diberikan dan berhubung saya sdh malas ya sudah. Saya kasih aja 70 dan lagi lagi sudah saya di ajak puter2 engga jelas , saya masih berbaik hati memberi lebih lahhh kok ya lagi lagi pas saya mau ambil koper di belakang engga di bantu sama sekali .. Dan setelah saya turun dan cek aplikasi ini saya tdk bs memberikan rate dan kalaupun bisa saya akan kasih satu bintang. Cukup lah pake aplikasi ini. Delete!!

anggaradewa

3 Februari 2016 20:44

Drivernya masih muda ya mas deerik?

devita hermawanti

18 Februari 2016 17:36

selama saya pake taxi 373737 pelayanannya cukup baik, pernah charger dan headset sy ketinggalan drivernya langsung tlp dan esok harinya sy bs ambil di kantor satpam pool 373737, jd mungkin pelayanan baik dan tdknya tergantung pribadi masing2 orang dan SDM masing2 individu mas, kalo soal tarif sy selalu kasih lebih sebagai tips buat drivernya krn gmnpun saat mencari alamat lokasi kita kdng bnyk yg nyasar dan kdng itu bikin rugi waktu dan mungkin bbm nya jg terbuang percuma, well driver baik dan tdknya itu relatif ya, sy kira bnyk sopir taxi di jogja tdk hanya 373737 aja yg masih ramah2 koq, its trully deeply true story of me folks

Ummi Athiyah Fitroh

27 Februari 2016 19:34

Saya merasa kecewa dengan 373737, di mana argo menunjukan angka 48.000 tapi saat diberikan uang 100rb, kembaliannya hanya 40rb. Korupsi terang-terangan yang sangat banyak. Saya harap taci 373737, bisa memberikan skorsing terhadap pengemudinya yang memanfaatkan penumpang. Karena dari dulu saya selalu senang menggunakan 373737, tapi adanya pengemudi yang membuat citra taxi jni hancur akan berdampak pada penumpang. Terimakasih

Siti Faedatun Nisa

6 April 2016 19:03

q masi penasaran ma sopir taxi 373737 yg pernah nolongin wktu q dpt kecelakaan motor di ring road, beliau anterin aq ma tmn q yg berdarah2 parah mpe pingsan, smpe bajunya sopir dan kursi belakang taksi nya belepotan darah, saat itu kami pulang sekolah & mengalami tabrakan ma motor laen & yg punya niat baek angkut kami ke rmh sakit scra gratis cuma om taxi 373737 itu yg kebetulan lwt pdhl disitu bnyk taxi laen yg lwt hnya nonton kami yg hampir mati, smpe skrng aq mo bls kebaikannya lum nemu2 orgnya, aq gax sempet liat nomor taksi ma namany om sopir itu, namanya jg musibah dan panik jg gax bs mikir dech, masih ada aj malaikat yg baik berbaju sopir taxi tanpa bales budi, semoga mendapat ganjaran yg baik pula ya om, makasih prnh nyelametin qta tanpa pamrih, buat om sopir taksi 373737 yg tak dikenal itu q masih inget wajah anda om krn kebaikan kek gt selalu membekas smpe mati

paramita

23 September 2016 18:08

Wah artikelnya membantu sekali menambah wawasan. Yah emang semua kembali ke masing2 karakter si supir taxi ya. Bbrp kali dapet yg baik, ramah...nggak jarang juga dapat yg asem nggak simpatik. Nggak mau bantu ngangkatin barang ke bagasi, padahal saya pas bawa balita, itu paling pait deh. Seharusnya para driver terus dibriefing memberikan layanan yg baik. Kalopun penumpang nggak ngasi tips, kami juga tetep bayar kan?bukan gratis

Ragil

3 November 2016 10:13

Makanya klo di jogja naik grab taksi sajs

daftar grab jogja

20 Desember 2016 16:21

Masih bingung mau daftar grabcar di jogja?
Mari bergabung di grabcar jogja. bisa saya bantu untuk pendaftarannya.
silahkan hubungi saya di 082113382688 (tlp/sms)
*tidak dipungut biaya apapun*

daftar grab jogja

20 Desember 2016 16:23

Masih bingung mau daftar grabcar di jogja? gimana cara daftar grab yogyakarta?
Mari bergabung di grabcar jogja. bisa saya bantu untuk pendaftarannya.
silahkan hubungi saya di 082113382688 (tlp/sms)
*tidak dipungut biaya apapun*

Statistik

Telah dibaca 44.896 kali. Waktu baca rata-rata 7 menit. Ada 14 komentar.