Kartu Pos Dari Portland, Oregon, Amerika Serikat

3 minutes 131 3

Kartu pos, merupakan salah satu benda pos yang makin lama makin jarang kita jumpai. Bahkan di toko-toko buku sekalipun, rasanya sudah sangat jarang kita lihat kartu pos terpajang. Kalau pun ada, pilihannya terbatas.

kartu pos dari Portland

Apalagi di era serba digital ini, kecepatan dan kemudahan berkirim kabar menjadi prioritas. Kartu pos (dan surat-menyurat) pun makin tersingkir.

Saya menyukai kartu pos, dan mulai mengumpulkan kembali kartu pos-kartu pos yang dikirimkan teman ketika mereka bepergian (tentunya setelah saya memintanya).

Buat saya, ada sisi personalitas yang tidak bisa didapatkan melalui pesan digital. Belum lagi soal collectible items, yang siapa tau suatu saat bisa menjadi bagian dari sejarah.

Mulai postingan ini, saya akan menuliskan cerita tentang kartu pos yang saya terima. Saya mengoleksi kartu pos, apalagi yang dikirim dan dibumbui cerita oleh si pengirim tentang keadaan di mana dia mengirimkan kartu pos.

Kali ini saya mendapat kartu pos dari Nila Tanzil, mantan jurnalis yang kini aktif mengurusi perpusatakaan untuk anak-anak di kawasan terpencil di timur Indonesia, Taman Bacaan Pelangi. Kartu pos saya dapatkan ketika dia berada di Portland, Oregon, Amerika Serikat.

Kartu pos ini dikirimkan pada tanggal 26 Juni 2012 dan saya terima tanggal 4 Juli 2012, pada hari kemerdekaan Amerika Serikat. Prangko yang digunakan bernilai $1,50. Gambar kartu posnya adalah pemandangan kota Portland, Oregon, saat malam.

Berikut isi cerita yang dituliskan di kartu posnya.

Hi Mas Zam!!! Piye Kabare? Hehe… Aku kedinginan terus neh di sini.. Udah bulan Juni tapi temperatur masih 11ยฐC aja! Giling.

Kota Portland menyenangkan, Mas. banyak tempat makan. Konon, per kapit, jumlah resto di Portland paling banyak dibanding kota lain di Amerika! Orang lokalnya doyan makan di luar. =)

Di sekitar Portland banyak juga tempat yang bisa dikunjungi. Mau camping? Bisa ke Mount Hood, gunung salju! Mau ke pantai juga deket. Hiking? Deket juga, hanya 40 menit udah bisaย hiking di hutan! =D All in one lah pokoke.

Oya, banyak pabrik bir lokal juga di sini. =) Eh… haram, ya? Hihihi..

Sampai jumpa di Twitterland.. Dah gak muat nih! =D

Nila Tanzil

Tengkyu! Senangnya! Semoga suatu hari saya bisa ke sana!

Galeri Foto

6 responses
  1. Gravatar of Dian Adi Prasetyo (@didut)
    Dian Adi Prasetyo (@didut)

    huasem .. jadi pengen ๐Ÿ˜€

  2. Gravatar of sabai95
    sabai95

    Guess what, saking anak muda jaman sekarang udah nggak demen ngirim post card, pas ke Madrid bulan Mei lalu aku mau kirim post card dan tanya “Dimana kantor pos?” ke beberapa orang lokal di cafe di sebelah hotel, nggak ada SATU PUN yang tahu!

    hahahaha….

  3. Gravatar of fickry
    fickry

    huooooooooo.. kartuku belom nyampeeeee ๐Ÿ™

    Gravatar of Muhammad Zamroni
    Muhammad Zamroni

    dirimu ngirimi aku kartu pos?

Tinggalkan Balasan

This article has been published on 4 Juli 2012 (9 tahun ago).

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.