Cek Ongkos Kirim dan Lacak Kiriman dengan Qirim

Saya dan istri termasuk penggemar belanja online. Berbagai kurir pengiriman barang bahkan sudah hafal dengan alamat kami.

aplikasi Qirim
aplikasi Qirim

Saking seringnya belanja online, melacak barang yang kami beli menjadi suatu kebutuhan tersendiri.

Meski di aplikasi toko online menyediakan fitur untuk melacak barang pesanan, namun kami merasa agak repot juga kalo harus mengingat-ingat dan membuka dulu aplikasi-aplikasi toko online tersebut satu per satu untuk melihat posisi barang pesanan.

Belum lagi kalo si penjual hanya membuka toko di Instagram, tentunya melacak pesanan jadi tidak mudah.

Hingga saya mengunduh aplikasi Qirim, sebuah aplikasi pelacakan dan pengecekan ongkos kirim yang menurut saya bagus.

Meski terdapat banyak aplikasi serupa, namun Qirim memiliki antarmuka yang menyenangkan.

UX (user experience) dan UI (user interface) sepertinya dipikirkan betul oleh tim PT Zuragan Digital Indonesia, pembuatnya.

Menggunakan Aplikasi Qirim

Aplikasi Qirim sangat enteng saat dibuka. Ukuran berkasnya juga termasuk kecil, 4,3 MB saja.

Setelah terpasang, aplikasi Qirim hanya memiliki tiga menu utama yang tombolnya berada di bawah. Ketiga menu ini adalah Ongkir, History, dan Track.

Qirim membutuhkan akses kamera untuk membaca kode batang yang akan digunakan di menu Track serta akses ke media penyimpan untuk melakukan screenshot.

Pada tulisan ini, saya menggunakan aplikasi Qirim versi 1.5.0 yang dirilis pada 31 Agustus 2018.

Ongkir

menu Ongkir Qirim dengan pengurutan
menu Ongkir Qirim dengan pengurutan

Menu Ongkir ini menjadi menu utama saat aplikasi Qirim dibuka.

Seperti namanya, menu Ongkir ini digunakan untuk mengecek ongkos kirim berdasar berat, lokasi pengirim, dan lokasi penerima.

Dengan hanya memasukkan ketiga parameter tersebut, Qirim langsung menampilkan daftar ongkos kirim beserta layanan kurirnya.

Tampilan daftar harga ini bisa disaring dan diurutkan berdasar nama kurir, jenis layanan kurir tersebut, dan harga.

Yang menarik, Qirim secara otomatis akan mengirimkan gambar yang berisi daftar harga ini untuk memudahkan pengguna membagikan informasi ini saat menekan tombol bagikan.

Aplikasi Qirim bisa menampilkan data hingga 15 layanan kurir, namun tergantung dengan ketersediaan layanan tersebut di lokasi pengirim dan penerima.

Menurut deskripsi di halaman Google Play Store, Qirim mendukung pengecekan ongkos JNE, POS Indonesia, TIKI, PCP (Priority Cargo & Package), RPX Holding, Wahana, SiCepat, J&T, Pahala Kencana Express, JET Express, Indah Logistic, DSE (21 Express), First Logistics, NCS (Nusantara Card Semesta), dan Lion Parcel.

Layanan kurir ini juga nantinya akan ditambah.

Qirim memberikan hasil yang cukup cepat. Menariknya, Qirim tidak menyediakan tombol submit di mana setelah pengguna memasukkan informasi, Qirim langsung melakukan aksi tanpa perlu melibatkan pengguna.

History

menu History Qirim
menu History Qirim

Menu History digunakan untuk melihat riwayat pelacakan yang dilakukan dari menu Track.

Saya bisa melacak dan melihat seluruh status dan posisi pengiriman barang yang pernah saya lacak.

Namun saat saya hendak melihat detail pelacakan, respon Qirim agak lambat.

Saya juga tidak bisa menghapus riwayat pelacakan, misal saat saya salah memasukkan nomor resi pengiriman, atau memang tidak lagi memerlukan riwayat suatu pelacakan.

Tampilannya pun menurut saya kurang cantik, meski informatif.

Akan lebih menarik lagi jika tampilan riwayat ini bisa disaring, atau diurutkan berdasarkan status pengiriman, tanggal pembaruan terakhir, atau berdasar kurir, seperti pada menu Ongkir.

Adanya tombol hapus riwayat juga rasanya akan sangat berguna dan membantu.

Jika ada fitur yang ingin ada di bagian ini, fitur tersebut adalah menu notifikasi, di mana jika ada perubahan status, pengguna mendapat notifikasi.

Tidak perlu seluruh status, namun untuk beberapa status saja, misal saat barang sudah dibawa kurir atau sampai ke tangan penerima.

Akan lebih menyenangkan lagi jika menu notifikasi ini bisa diset, mana saja status yang akan mengirimkan notifikasi.

Saya cukup mengerti, hal ini akan sangat menantang secara teknis, namun jika fitur ini ada di aplikasi Qirim, aplikasi kompetitor mungkin akan gigit jari.

Track

menu Track Qirim
menu Track Qirim

Sesuai namanya, menu ini menyediakan fungsi pelacakan kiriman berdasar nomor resi pengiriman.

Aplikasi Qirim bisa membaca kode batang (barcode) sehingga pengguna tak perlu lagi mengetikkan kode secara satu persatu.

Jika kode batang tidak terbaca, pengguna tetap bisa memasukkan nomor resi secara manual.

Setelah nomor resi tersimpan, pengguna masih harus memasukkan nama kurirnya, karena setiap kurir memiliki format nomor resi yang berbeda.

Sayangnya saya sering gagal menggunakan metode pindah kode batang ini.

Entah mungkin karena respon pemindaian Qirim yang cepat, sehingga seringkali kode yang terbaca terpotong, dan muncul pesan kesalahan airwaybill not found atau muncul airwaybill found.

Ide untuk otomatis melakukan pengecekan tanpa ada tombol submit sepertinya memberikan kebingungan tersendiri, karena tidak ada semacam loader atau tanda yang menunjukkan “proses sedang berlangsung”.

Jika ada tombol submit, saya mungkin sudah menekan tombol tersebut berkali-kali karena setelah nomor resi dan nama kurir tersimpan, saya tidak mendapatkan tanda apa pun selain menunggu.

Namun setelah hasil pelacakan selesai, tampilannya memang baik dan sangat informatif, walau kadang beberapa informasi tidak muncul karena kemungkinan data yang diambil dari server kurang lengkap karena kondisi jaringan.

Rincian pelacakan bisa dibagikan dengan menekan tombol bagi di bagian atas, di mana secara otomatis Qirim akan mengirim rincian berupa gambar yang lebih mudah untuk dibagikan.

Kontak Pengembang

Saya salut dengan tim PT Zuragan Digital Indonesia. Mereka sangat terbuka dengan masukan yang diberikan oleh pengguna.

Jika melihat halaman ulasan di Google Play Store, admin membalas seluruh komentar yang masuk. Saya jarang melihat pengembang aplikasi melakukan hal seperti ini.

Tidak hanya itu, melalui aplikasi Qirim, pengembang menyediakan menu chat di mana saat membuka menu ini, pengguna akan diarahkan ke halaman WhatsApp yang akan langsung bisa berbincang dengan akun bisnis PT Zuragan Digital Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan pada 4 September 2018, sekitar 2 minggu yang lalu. Informasi yang dimuat di artikel ini mungkin sudah tidak akurat.

Ada 1 tanggapan
Reh Atemalem 13 September 2018 12:18 WIB

Buat hamba jajan online macam saya, aplikasi ini penting!
Selama ini aku cek manual aja kalau mau kirim-kiriman barang. 🙂

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.