BlackBerry Aurora, BlackBerry Berbasis Android Pertama di Indonesia

Setelah lama tak terdengar, BlackBerry kembali muncul di pasar Indonesia. Bila dahulu kita mengenal BlackBerry merupakan produsen ponsel yang menggunakan sistem operasinya sendiri, kini BlackBerry tidak lagi memproduksi ponsel.

Kini perusahaan BlackBerry yang berbasis di Kanada ini hanya menjual lisensi dan berkonsentrasi pada pengembangan perangkat lunak.

Di Indonesia, lisensi BlackBerry dipegang oleh PT BB Merah Putih. BB Merah Putih berdiri pada tahun 2016 yang merupakan usaha patungan (joint venture). Kerjasama antara PT BB Merah Putih dan BlackBerry telah ditandatangani pada September 2016.

Berbasis sistem operasi Android 7.0 Nougat, BB Merah Putih meluncurkan BlackBerry Aurora, ponsel pertama berbasis Android pertama di Indonesia.

Ponsel BlackBerry Aurora seluruhnya diproduksi di Indonesia, yaitu oleh PT Adi Reka Mandiri yang berada di Cikarang, Bekasi.

Karena BlackBerry Aurora diproduksi di dalam negeri dan memenuhi aturan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) sebesar 20% (disertifikasi pada tahun 2016, aturan 2017 adalah TKDN 30%), maka perangkat ini dapat bekerja pada jaringan 4G/LTE.

Peluncuran BlackBerry Aurora

Tanggal 9 Maret 2017, bertempat di Ballroom Hotel Fairmont, Jakarta, BlackBerry Aurora secara resmi diluncurkan.

Acara yang mengundang media, blogger, dan dealer ini dihadiri oleh Menkominfo, Komisaris dan Vice President PT BB Merah Putih, perwakilan dari BlackBerry, perwakilan dari Qualcomm, serta perwakilan dari Kementerian Perindustrian.

Setelah lagu Indonesia Raya berkumandang, Tan Lie Pin, Komisaris PT BB Merah Putih membuka acara dengan memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Tan Lie Pin, mengatakan betapa pentingnya Indonesia bagi BlackBerry, sehingga BlackBerry menggandeng PT BB Merah Putih sebagai mitra untuk terus menjawab kebutuhan pasar di Indonesia.

Karena tidak bisa hadir, John Chen, Executive Chairman dan CEO BlackBerry, memberikan sambutan lewat video. John Chen kembali menekankan pentingnya Indonesia bagi BlackBerry dan bercerita tentang ponsel BlackBerry Z3 dengan nama Jakarta pada Juni 2014 pada saat ia menjabat sebagai CEO. John Chen juga berterima kasih kepada Indonesia sebagai pasar terbesar pengguna BBM (BlackBerry Messenger).

Stanly Widjaja, Vice President BB Merah Putih, mempresentasikan spesifikasi dan keunggulan BlackBerry Aurora. Setidaknya ada tiga fitur khas BlackBerry yang membuat BlackBerry Aurora berbeda dengan ponsel Android lainnya.

Fitur khas BlackBerry yang ditanamkan di BlackBerry Aurora antara lain BlackBerry Hub, BlackBerry Pop-Up Widgets, dan DTEK by BlackBerry.

Papan ketik khas BlackBerry yang nyaman juga dihadirkan dalam bentuk papan ketik virtual. Meski virtual, BlackBerry berjanji bahwa kenyamanan mengetik akan sama seperti saat menggunakan BlackBerry sebelumnya.

BlackBerry Aurora juga menjadi ponsel pertama BlackBerry yang menggunakan kartu SIM ganda. Ini merupakan jawaban BlackBerry untuk memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia di mana setiap orang memiliki kartu SIM lebih dari satu.

BlackBerry Aurora bisa didapatkan di toko-toko online melalui sistem preorder, mulai 3 Maret hingga 12 Maret 2017. Harga BlackBerry Aurora adalah Rp 3.4999.000, dan bila membeli pada masa preorder, tersedia berbagai penawaran menarik.

Tersedia tiga pilihan warna, yaitu gold, silver, dan black.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, mengatakan bangga ponsel BlackBerry diproduksi di Indonesia. Ini membuktikan bahwa Indonesia setara dengan negara lain dalam hal produksi teknologi.

Aturan TKDN yang ditetapkan pemerintah, menurut Pak Menteri, diharapkan bisa mendorong industri lokal dan produsen ponsel menciptakan peluang untuk pertumbuhan industri ponsel di Indonesia.

BlackBerry Aurora

Pada ruang pamer, saya mencoba ponsel BlackBerry Aurora yang tersedia. Meski ada 3 pilihan warna, di ruang pamer yang tersedia hanya yang berwarna hitam.

Saat digenggam, BlackBerry Aurora terasa ringan. Materialnya terbuat dari plastik dan permukaan bagian belakangnya bertekstur untuk mencegah slip.

BlackBerry Aurora memiliki bentang layar HD 5,5 inchi, dengan baterai Li-ion berkapasitas 3.000 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 20 jam waktu bicara dan 30 jam waktu siaga.

Salah satu keunggulan BlackBerry Aurora adalah kamera depan beresolusi 8 MP dengan lampu kilat yang cocok untuk penggemar selfie ataupun wefie. Kamera 13 MP disertai dengan lampu kilat ganda (dual flash) menjadi kamera utama yang ditanamkan ke dalam BlackBerry Aurora.

Pada aplikasi kamera, ditanamkan fitur-fitur yang bisa membuat hasil foto makin cantik. Selain bisa melakukan pengaturan exposure, aperture, dan depth of field secara manual, salah satu fitur yang menarik adalah fitur clone, di mana obyek bisa diduplikasikan pada frame gambar yang sama.

BlackBerry Aurora menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 425, dengan RAM sebesar 4 GB dan ROM 32 GB. Bila media simpan terasa masih kurang, BlackBerry Aurora bisa ditambahkan kartu micro SD yang mendukung kapasitas hingga 2 TB.

Ada dua slot kartu SIM mikro yang keduanya bisa aktif digunakan pada jaringan 4G/LTE. Semua operator di Indonesia, Telkomsel, IM3 Ooredoo, XL Axiata, dan 3 bisa digunakan di ponsel ini.

BlackBerry Hub, salah satu fitur unggulan BlackBerry, mengumpulkan semua notifikasi dan pesan dalam satu tempat. Surel, notifikasi pesan instan, notifikasi media sosial, menjadi satu sehingga pengguna tidak akan melewatkan pesan penting yang masuk tanpa membuka banyak aplikasi.

DTEK by BlackBerry dirancang untuk memantau dan mengontrol tingkat keamanan pada BlackBerry Aurora. Aplikasi pihak ketiga kadang bisa mengumpulkan informasi sensitif, sehingga dengan DTEK by BlackBerry, pengguna bisa memantau dan memastikan data-data ini aman,

DTEK by BlackBerry bisa mencegah aplikasi jahat secara diam-diam mengambil foto atau video, menyalakan mikrofon, mengirim pesan, mengakses daftar kontak, dan menandai lokasi. Isu privasi yang sensitif seperti ini bisa dilindungi oleh DTEK by BlackBerry.

Pop-Up Widgets memudahkan pengguna mengakses aplikasi dengan cepat. Aplikasi bisa ditambahkan pada layar utama, sehingga semua aktivitas pada aplikasi tersebut bisa dengan mudah dan cepat diakses.

Tentu saja, BlackBerry tidak akan lengkap tanpa BBM. Aplikasi bertukar pesan yang menjadi jantung dari BlackBerry ini telah disempurnakan dan menawarkan pengalaman yang menyenangkan.

Android 7.0 Nougat menjadi basis sistem operasi BlackBerry Aurora. Sistem operasi terbaru dari Google ini selain fitur keamanannya yang diperketat, kinerjanya juga telah dioptimasi sehingga mampu menghemat pemakaian baterai dan resources perangkat.

Muhammad Zamroni

pengembang web • penyelam scuba • pejalan pemula • peminat perangkat

Jakarta, Indonesia

0 Comments

Statistik

Telah dibaca 0 kali. Waktu baca rata-rata 7 minutes. Ada 0 komentar. Dibagikan 0 kali ke media sosial.