Pengalaman Menginap di Hotel Lokal Yogyakarta

Semenjak menikah Agustus 2015 lalu, saya dan istri belum sempat melakukan bulan madu. Banyak pertimbangan sehingga kami “menunda” bulan madu kami, yang lebih utama tentu adalah waktu dan biaya. Jika ditanya rencana, tentu ada berbagai rencana yang ada di ember keinginan kami.

Markobar Solo
Markobar Solo

Meski saya besar di Solo, namun setelah lama meninggalkan kota asal Presiden Joko Widodo tersebut, rasanya banyak sekali yang berubah. Ya tata kota, ya makanannya, ya bertambahnya pusat perbelanjaan, munculnya banyak hotel, yang tentunya menunjukkan perkembangan kota.

Meski banyak sekali hal yang saya dan istri ingin lakukan, namun banyak hal yang membuat kami agak sedikit tidak leluasa. Karena selama di Solo kami tinggal di rumah orang tua saya dan rumah eyang, kami merasa agak sungkan jika ingin keluyuran ke sana kemari.

Dari Solo, kami pun mampir ke Jogja. Jalan-jalan ke Solo rasanya tak lengkap jika tidak sekalian mampir ke kota yang dulunya merupakan satu kesatuan sebelum terpisahkan oleh Perjanjian Giyanti ini.

Saya sendiri ke Jogja karena memang ada urusan pekerjaan. Selama di Jogja, kami menginap di rumah pakdenya istri saya. Lagi-lagi, rasa sungkan membuat kami kurang leluasa, sehingga akhirnya kami memutuskan untuk melakukan “bulan madu mini”, dengan menginap di sebuah hotel.

Menginap di Hotel Lokal Yogyakarta

Hotel Lokal Yogyakarta
Hotel Lokal Yogyakarta

Hotel ini cukup mungil dan hanya memiliki 12 kamar saja. Lokasinya pun strategis dan terletak di area yang cukup tenang tak jauh dari Jalan Affandi (Gejayan).

Memadukan konsep minimalis namun tetap membawa nuansa tradisional, hotel ini mampu membuat saya dan istri betah berlama-lama di kamar.

Kami menginap di kamar tipe C yang terletak di bagian paling atas dengan luas kamar 24 meter persegi. Kasurnya bertipe double, cocok untuk pasangan yang ingin berbulan madu.

Interior kayu buatan lokal menjadi furnitur yang mengisi ruang kamar. Tembok bata berwarna coklat tampak kokoh dengan sebuah TV LCD di tengah. Lantainya semen biasa di mana pada beberapa bagian dihias dengan tegel kunci, tegel khas Yogyakarta.

Fasilitasnya sendiri hampir sama dengan hotel bintang 3, namun internet cepat, mini bar gratis, dan nuansa akrab membuat kami menyukai hotel ini. Nuansa hijau juga tampak mendominasi warna yang sebagian besar putih dan coklat kayu.

Restorannya pun memiliki konsep yang sama. Desainnya memadukan konsep modern dan tradisional. Pilihan makanannya juga mengusung konsep yang sama, ada menu modern dan ada menu tradisional.

Secara umum, layanan dan lokasi Hotel Lokal Yogyakarta sangat menyenangkan. Ini juga pengalaman pertama saya menginap di hotel dan bersantai bersama istri. Biasanya saya menginap di hotel jika ada urusan pekerjaan di luar kota, atau hanya sekadar menjadi tempat beristirahat.

Saya dan istri pun sepakat akan mengulangi pengalaman seperti ini lagi.

Artikel ini dipublikasikan pada 21 Desember 2015, sekitar 3 tahun yang lalu. Informasi yang dimuat di artikel ini mungkin sudah tidak akurat.

Ada 5 tanggapan
Soesapto 21 Desember 2015 20:35 WIB

Zam, kalo di Solo enaknya kemana? Rencana tahun baru mo jalan2 bareng istri, mumpung anak2 liburan di tempat Simbah 😀 Baru sekarang tega ninggalin anak2, kayaknya udah cukup gede.

efendi 16 Maret 2016 22:37 WIB

klo hotel deket borobudur yang murah, punya rekomendasinya?

rahardian 28 Maret 2016 16:30 WIB

Mas tarif di Hotel Lokal Yogyakarta berapa? satu kamar maksimal bisa di isi berapa orang ya? terima kasih

rima pijat lulur jogja 14 Oktober 2016 21:03 WIB

keren banget emang jogja, sekarang di jogja banyak banget penginapan, bervariatif dari tarif sampe modelnya..tulisannya sangat membantu mempromosikan jogja sebagai kota tujuan wisata yang indah dan penuh nostalgia.
sedikit tentang saya saya sekeluarga memutuskan pindah dari tangerang selatan ke kota Magelang (Juni 2016) cuma untuk bisa lebih menikmati kehidupan yang santai. dari guru menjadi tukang pijat lulur 🙂
salam kenal ya mas Muhammad Zamroni

– Rima –

Imanuel 21 Juni 2017 10:49 WIB

wah asiknya, jika ingin liburan ke jogja lagi, bisa rentl motor di tempat kami ya

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.