Ponsel Nirbingkai Sharp AQUOS Crystal Masuk Pasar Indonesia

Artikel ini ditayangkan pada 6 Juni 2015, sekitar 2 tahun yang lalu. Informasi pada tulisan ini mungkin sudah tidak sesuai.

Sharp selama ini dikenal dengan produk-produk elektronik rumah tangga yang andal. Produsen elektronik yang berbasis di Osaka, Jepang, ini akhirnya masuk ke pasar ponsel di Indonesia.

Di dunia gadget, saya mengenal Sharp sebagai salah satu penghasil komponen layar dan optik yang terjamin kualitasnya. Beberapa merek ponsel papan atas menggunakan layar dari Sharp karena ketajaman gambarnya tak perlu dipertanyakan.

Kini, Sharp mencoba menunjukkan taringnya di pasar HP Android Indonesia dengan meluncurkan Sharp AQUOS Crystal pada 28 Mei 2015 lalu di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan. Dengan peluncuran ini, Sharp masuk ke jajaran handphone terbaru 2015.

Sharp sendiri bukan pemain pemula di pasar ponsel. Menurut situs GSMarena.com, setidaknya ada 43 seri ponsel yang telah dihasilkan oleh Sharp.

Sekilas Fitur Sharp AQUOS Crystal

Saya menghadiri acara peluncuran Sharp AQUOS Crystal yang dihadiri oleh Fumihiro Irie, Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia dan Junichi Iwaki, Unit Deputy General Manager, Personal Communication Systems Unit 3, Communication System Division, Sharp Corporation Japan.

Sharp AQUOS Crystal sebenarnya diluncurkan ke pasar internasional pada Agustus 2014. Ponsel ini cukup banyak beredar di Jepang dan Amerika Serikat. Namun baru sekarang Sharp meluncurkan ponsel ini setelah melihat kesiapan jaringan 4G LTE di Indonesia.

Pada acara peluncuran ini, Junichi Iwaki menjelaskan fitur-fitur unggulan Sharp AQUOS Crystal.

Fumihiro Irie, Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia (kedua dari kanan); Ully Triani, Brand Ambassador SHARP Aquos Crystal (tengah); dan Junichi Iwaki, Unit Deputy General Manager, Personal Communication Systems Unit 3, Communication System Division, Sharp Corporation Japan (kedua dari kiri) meluncurkan Sharp AQUOS Crystal, pada 28 Mei 2015 di Mal Kota Kasablanka Fumihiro Irie, Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia (kedua dari kanan); Ully Triani, Brand Ambassador SHARP Aquos Crystal (tengah); dan Junichi Iwaki, Unit Deputy General Manager, Personal Communication Systems Unit 3, Communication System Division, Sharp Corporation Japan (kedua dari kiri) meluncurkan Sharp AQUOS Crystal, pada 28 Mei 2015 di Mal Kota Kasablanka

Desain Nirbingkai (Frameless)

desain tanpa bingkai desain tanpa bingkai

Desain tanpa bingkai adalah keunggulan utama yang ditonjolkan oleh Sharp AQUOS Crystal. Dengan desain seperti ini, Sharp AQUOS Crystal yang berukuran bentang layar 5 inchi, sudut pandang tetap lebar tanpa menambah dimensi ponsel.

Sebagai produsen layar, saya tak meragukan teknologi Sharp dalam menghasilkan warna yang tajam pada layar lebar tak berbingkainya. Layar LCD Sharp AQUOS Crystal menggabungkan dua teknologi terbaru Sharp, yaitu papan panel LCD tipis dan penggunaan efek lensa optikal.

Resolusi HD yang irit daya turut dibenamkan dalam Sharp AQUOS Crystal, karena sesuai pengalaman, layar merupakan sumber utama penyedot daya baterai.

Desain nirbingkai ini membuat tampilan Sharp AQUOS Crystal elegan dan premium, sesuai dengan pangsa pasarnya, yaitu kaum menengah ke atas.

Direct Wave Receiver

Yang menarik, untuk mendukung desain nirbingkai, Sharp AQUOS Crystal tidak memiliki lubang pengeras suara. Lalu bagaimana ponsel ini menerima dan mengeluarkan suara? Jawabannya ada di teknologi Direct Wave Receiver.

Teknologi ini memungkinkan seluruh permukaan layar digunakan untuk menghasilkan suara, sehingga pengguna bisa menggunakan telepon dari posisi mana pun.

Kamera

gambar tajam kamera dan layar Sharp AQUOS Crystal gambar tajam kamera dan layar Sharp AQUOS Crystal

Kamera utama Sharp AQUOS Crystal beresolusi 8 MP dan 1,2 MP pada kamera depan. Uniknya, jika kamera depan pada ponsel lain terletak di bagian atas, kamera depan Sharp AQUOS Crystal berada di bawah.

Beberapa fitur dibenamkan ke dalam kamera, yaitu Night Shot, Framing Advisor, Shutter Detect, dan Sequential Shot.

Night Shot berguna saat mengambil gambar pada malam hari atau pada kondisi yang rendah cahaya. Fitur ini menghasilkan gambar HDR yang merupakan gabungan gambar saat terkena lampu kilat dan gambar yang tak menggunakan lampu kilat.

Framing Advisor menyediakan bantuan framing untuk menghasilkan komposisi gambar yang seimbang dan dinamis. Jika fitur ini diaktifkan, akan tampil garis-garis bantuan, antara lain rule of third dan golden ratio untuk meletakkan obyek foto dalam komposisi yang cantik.

Shutter Detect dan Sequential Shot berguna saat mengambil gambar dengan obyek yang bergerak. Shutter Detect dengan cepat akan mendeteksi senyuman obyek yang akan difoto dan gerakan obyek saat berbalik badan. Sedangkan Sequential Shot, dalam sekali tekan, kamera akan mengambil beberapa gambar dalam berbagai mode seperti portrait, landscape, dan filter-filter seperti sephia, bleach bypass, fisheye, dan panorama.

Keep Now

Fitur ini memudahkan saat pengguna ingin berbagi konten. Dengan sekali tarikan dan sentuhan, hasil tangkapan layar dan jika menyentuh pada bagian atas layar, alamat URL dari tangkapan layar sebuah situs akan disertakan. Dengan adanya URL ini, orang yang mendapat kiriman bisa mengakses URL tersebut dengan gampang.

Spesifikasi

Sharp AQUOS Crystal ditenagai prosesor Qualcomm Snapdragon 400 Quad-core 1,2 GHz dengan RAM 1,5 GB dan media penyimpan sebesar 8 GB yang bisa ditambahkan MicroSD. Sistem operasi yang digunakan Android 4.4.2 Kitkat.

Hands-On Sharp AQUOS Crystal

dimensi Sharp AQUOS Crystal nyaman digenggam dimensi Sharp AQUOS Crystal nyaman digenggam

Selesai acara peluncuran, saya pun mencoba menggenggam (hands-on) Sharp AQUOS Crystal. Kesan pertama saya, ponsel ini terasa kokoh karena hampir seluruh badannya dibalut dengan kaca.

Dengan panjang 131 mm, lebar 67 mm, dan tebal 10 mm, membuat bentang layar 5 inchi terasa maksimal karena desain nirbingkainya. Bobotnya 141 gram, masih cukup ringan mengingat material kaca yang cukup dominan.

Bagian belakangnya bertekstur soft matte ditambah lubang-lubang mungil untuk mencegah ponsel tergelincir saat di tangan. Terdapat dua versi warna penutup belakangnya, yaitu putih dan hitam.

Kamera utama beresolusi 8 MP menempel di bagian belakang, berada di posisi tengah atas. Tepat di bawah kamera terdapat lampu kilat. Sebuah lubang pengeras suara (loud speaker) terletak di bagian bawah tengah.

Tombol power terletak di kanan atas, berdampingan dengan lubang jack 3,5 mm. Tombol volume up dan volume down berada di sebelah kiri dan colokan USB mikro berada di bagian tengah bawah.

Saya pun mencoba kamera Sharp AQUOS Crystal ini. Benar saja, tampilan di layarnya begitu jernih dan tajam. Karena tak ada bingkai, memotret rasanya seperti mengambil sepotong gambar dari pemandangan yang ada di depan.

Namun saat menggunakan kamera depan beresolusi 1,2 MP untuk selfie, saya merasa agak canggung karena terbiasa melihat kamera di atas. Lensa pun beberapa kali tertutup oleh tangan, karena posisi memegang biasanya berada di bawah saat mengambil gambar pada posisi portrait.

memotret menggunakan Sharp AQUOS Crystal memotret menggunakan Sharp AQUOS Crystal

Resolusi kamera depannya, meski cukup dengan resolusi 1,2 MP, namun jika menggunakan resolusi yang lebih besar, 5 MP misalnya, tentu akan memuaskan para penggemar selfie.

Desain kamera depan yang out of the box dari Sharp untuk mengejar desain nirbingkai merupakan ide yang menarik, meski pada saat menggunakannya saya merasa agak canggung karena kurang terbiasa.

Prosesor Qualcomm Snapdragon 400 quad-core 1,2 GHz yang ditanam di ponsel ini sebenarnya sudah cukup sebagai ponsel kelas menengah.

Memori RAM yang digunakan sebesar 1,5 GB, karena untuk menjalankan Android 4.4.2 Kitkat saja, sudah memakan memori hampir 1 GB.

Begitu juga dengan kapasitas penyimpan internal. Ruang sebesar 8 GB, bisa ditambah MicroSD.

Ponsel ini hanya memiliki sebuah slot kartu nano SIM yang mendukung jaringan 4G LTE. Sebagai paket penjualan, Sharp menggandeng XL untuk menyediakan paket data dan konektivitas.

Baterai yang digunakan Li-Ion berkapasitas 2.040 mAh yang kapasitasnya cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Harga dan Ketersediaan

Harga handphone terbaru Sharp AQUOS Crystal adalah Rp 3.999.000. Smartphone Android ini sudah siap dipasarkan sejak tanggal peluncuran. Sharp menggandeng Surya Citra Multimedia sebagai distributor ponsel ini.

Semangat Tanpa Batas

Untuk mendukung penjualan Sharp AQUOS Crystal, Sharp mengadakan lomba review ponsel Sharp AQUOS Crystal. Delapan orang pemenang dengan review terbaik yang dipilih oleh juri, di mana 3 pemenenang mendapat hadiah jalan-jalan ke Bali 3 hari 2 malam, dan 5 pemenang lainnya masing-masing akan mendapat sebuah unit Sharp AQUOS Crystal.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa membaca di semangattanpabatas.com. Lomba dimulai sejak 28 Mei 205 dan berakhir 5 Juli 2015.

Galeri Foto

Muhammad Zamroni

pengembang web • penyelam scuba • pejalan pemula • peminat perangkat

Jakarta, Indonesia

4 komentar

Artikel ini ditayangkan pada 6 Juni 2015, sekitar 2 tahun yang lalu. Informasi pada tulisan ini mungkin sudah tidak sesuai.

giewahyudi

30 Juni 2015 10:32

Selalu senang kalau ada inovasi baru kayak gini. Smartphone pertama yang punya layar nirbingkai kayak gini memang layak dibeli. Terasa banget bedanya kalau lagi motret pakai layar nirbingkai, kayak liat view finder kamera pro. :D

setia.afandi

16 Juli 2015 00:17

smartphone frameless keren dari sharp. informasi detail tentang sharp aquos crystal ada di www.semangattanpabatas.com

belalang cerewet

5 September 2015 19:47

Penampilan fisiknya berbeda dari vendor lain ya Mas. Pingin juga punya nih. Kayaknya asyik aja punya merek yg ga banyak yang punya hehe. Saya ya kamera cuma segitu di mana pemain lain dah main 13 MP dan belakang 5 atau 8 MP.
Baterai lebih gede pasti makin asyik deh.

Makasih lapantanya mas :)

Kumpul Internet

15 Juli 2016 15:44

wow bagus banget eya kamera dan fitur" dari aquos..

Statistik

Telah dibaca 1.947 kali. Waktu baca rata-rata 9 menit. Ada 4 komentar.