Graha Raya Bintaro, Perumahan Baru di Tangerang

Rumah merupakan salah satu properti yang gampang-gampang susah untuk dicari. Seiring waktu, harganya pun terus melambung. Mempunyai rumah yang nyaman tentunya menjadi idaman setiap orang. Namun, mencari rumah yang sesuai keinginan bukan hal yang gampang.

Saya saat ini juga sedang galau mencari lokasi hunian yang asyik. Selain faktor harga, ada beberapa kriteria yang harus terpenuhi untuk menjadi rumah yang layak huni.

rumah idaman
rumah idaman

Pertama, kawasan tersebut harus bebas banjir, baik di kawasan tersebut atau akses menuju kawasan tersebut. Siapa pun tentu tak ingin rumahnya kebanjiran setiap musim penghujan datang. Kalau pun sudah bebas banjir, namun jika akses menuju atau keluar dari rumah banjir, ya sama saja bohong.

Kedua, akses transportasi yang mudah. Tentunya bukan hal yang nyaman jika misalnya kita tinggal di lokasi yang sulit diakses. Bila memiliki kendaraan pribadi, maka masalah akses transportasi bisa sedikit teratasi. Bagaimana bila tidak punya kendaraan pribadi? Tentunya kemudahan akses ke moda transportasi umum menjadi hal yang perlu dipertimbangkan.

Ketiga, fasilitas pendukung yang lengkap. Apalagi di Jakarta yang ke mana-mana macet, rasanya akan menyenangkan bila berbagai fasilitas pendukung mulai dari tempat berbelanja, rumah sakit, sekolah, fasilitas olah raga, sarana hiburan keluarga, hingga taman yang hijau berjarak “hanya selemparan batu” dari rumah.

Keempat, keamanan harus terjamin. Tentu tak asyik apabila ketika kita keluar rumah, diselimuti perasaan was-was. Selain aman dari tindak kriminal pencurian, rumah harus aman dari bahaya lain, misal kebakaran atau bebas dari pemuda pengangguran yang nongkrong mabuk-mabukan.

Kelima, suasana tenang dan asri. Rumah tentu mejadi tujuan akhir untuk beristirahat setelah seharian beraktivitas. Bagaimana bisa beristirahat jika suasananya riuh gaduh? Belum lagi jika memiliki anak. Suasana yang tenang dan asri tentu bisa mendukung perkembangan anak.

Keenam, tentu saja harga. Ini adalah faktor yang paling menentukan. Ketika kelima kriteria tersebut terpenuhi, eh harganya ternyata tak cocok di kantong. Soal harga mungkin bisa saja diatasi dengan memilih KPR yang sesuai dengan kantong.

Ketujuh, selain harga, pengelola properti perlu menjadi perhatian. Meski tak diharapkan, kadang muncul keluhan tentang fasilitas perumahan, misal jalan rusak atau lampu jalan yang mati. Pengelola yang baik tentu akan cepat merespon keluhan warga dengan cepat.

Perumahan Baru di Tangerang, Graha Raya Bintaro

graha_raya_perumahan_baru_di_tangerang_02
graha_raya_perumahan_baru_di_tangerang_02

Saya menemukan informasi perumahan baru di Tangerang, namanya Graha Raya Bintaro. Perumahan Graha Raya Bintaro terletak di daerah Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Perumahan Graha Raya Bintaro terletak di perbatasan segitiga emas di Kota Tangerang Selatan dan sebagian Kota Tangerang yaitu Bintaro, Serpong dan Ciledug. Kompleks perumahan baru ini juga berbatasan langsung dengan perumahan Alam Sutera.

Kompleks perumahan baru ini rupanya nggak baru-baru amat. Pertama kali dibangun pada tahun 1990-an dengan nama Kebayoran Regency, hingga akhirna pengelolaannya diambil alih oleh PT Jaya Real Property yang juga mengelola perumahan Bintaro Jaya.

Saya kemudian mencari tahu apakah lokasi ini memenuhi kriteria yang saya inginkan?

Lokasi dan Akses Transportasi

Menurut klaim dari pengembang, kawasan Graha Raya Bintaro merupakan kawasan bebas banjir. Karena lokasinya strategis, Graha Raya Bintaro dapat diakses dengan mudah karena dikelilingi oleh 3 ruas tol, yaitu Tol Jakarta-Merak, Tol JORR W2N yang baru saja selesai dibangun, dan Tol Pondok Indah-Serpong. Selain akses tol, Perumahan Graha Raya juga bisa diakses dari Jalan Raya Serpong.

peta lokasi Graha Raya
peta lokasi Graha Raya

Angkutan Umum

Jika tak punya kendaraan pribadi, tak perlu khawatir. Ada beberapa angkutan umum yang melewati Graha Raya Bintaro.

  • Shuttle Bus Graha Raya-Sudirman-Graha Raya
  • Angkot D27 ke Alam Sutera (via Graha Raya Boulevard)
  • Angkot B02 ke Poris Plawad
  • Angkot B02A ke Ciledug
  • Metromini S69 ke Blok M (via Ciledug Raya, Pakubuwono 6, Kyai Maja)
  • Kopaja P16 ke Tanah Abang (via Raden Fatah, Puri Kembangan, Pilar, Kedoya Raya, Kemanggisan Raya)
  • Bianglala Metropolitan AC44 patas ke Senen (via Ciledug Raya, Pakubuwono 6, Kyai Maja, Sisingamangaraja, Jend. Sudirman, MH Thamrin, Medan Merdeka Barat, Ir. H. Juanda, Pos, Dr. Sutomo)
  • Mayasari Bakti AC73 patas ke Kampung Rambutan (via Ciledug Raya, Sultan Iskandar Muda, Metro Pondok Indah, Tol JORR, Gedong Timur)
  • KRL (Stasiun Sudimara atau Jurangmangu)

Fasilitas Pendukung

Di kompleks Graha Raya terdapat berbagai macam fasilitas, antara lain fasilitas olah raga, pendidikan, perbelanjaan, dan bisnis.

Fasilitas olah raga yang ada di Graha Raya Bintaro antara lain kolam renang dan klub kebugaran keluarga. Sekolah Abdi Siswa dan Universitas Pembangunan Jaya merupakan fasilitas pendidikan yang ada di dalam kompleks Graha Raya.

Untuk berbelanja, tak perlu jauh-jauh, terdapat supermarket Giant, pasar modern, Living World, dan Mall @ Alam Sutera yang bisa dijangkau dengan cepat. Selain pasar, berbagai bank pun tersedia untuk mendukung kelancaran bisnis.

Artikel ini dipublikasikan pada 28 Oktober 2014, sekitar 4 tahun yang lalu. Informasi yang dimuat di artikel ini mungkin sudah tidak akurat.

Ada 6 tanggapan
Billy 28 Oktober 2014 09:26 WIB

Kalau naik Metro Mini S69 harus nyambung angkot lagi. Karena itu Metro Mini cuma sampai perempatan underpass CIledug. SPBU, jangan lupa di dalam komplek perumahan ini ada pom bensin.

Pepeng 7 November 2014 17:41 WIB

Artikelnya sangat bagus mas,, sangat bermanfaat referensinya…..

mampir dan silaturahmi juga ya diblog sederhana saya….

titiw 18 Desember 2014 00:36 WIB

*bookmark*

Okto Silaban 29 Januari 2015 15:03 WIB

Err.. soal tol. Jauh ah dari tol. Tol terdekat itu pintu tol Alam Sutra. Tapi harus ke Alam Sutra dulu. Nah dari Graha Raya ke Alam Sutra itu lewatin jalan kecil banget yang mobil kalo papasan harus mepet2.

Terus ke tol JORR W2.. Itu lebih jauh lagi. Harus ngelewatin Pasar Ciledug, dan Jalan Ciledug Raya.. yang (selain jauh), macetnya ampuuuun dah. Gue aja naek angkot yang isinya penuh, sopir angkotnya sampe gak kuat. Kami diturunin semua di tengah jalan, gak usah bayar. Dia udah nyerah. Pilihan lain lewat Joglo, tapi ya gitu, tetep lewatin pasar Ciledug.

Alternatif KRL? Gak ada..

Soal harga, tergolong mahal sih. Yg 2 lt, paling murah 1,05 M (kalau cash, kalau nyicil sekitar 1,2M). Di BSD dapat rumah second dengan tanah lebih gede tuh.

Eh, kayaknya bisa jadi tulisan di blog gue sendiri. *Comment nya jadi blog-post* Haha..

Ana Sriwidodo 28 Agustus 2015 13:53 WIB

Sepertinya Graha Raya harus perbaiki saluran air dan jalan2nya. karena musim hujan lalu banyak jalan yg tergenang.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.