Layanan SMTP Amazon SES atau Mailgun?

Artikel ini ditayangkan pada 8 April 2014, sekitar 3 tahun yang lalu. Informasi pada tulisan ini mungkin sudah tidak sesuai.

Surel atau email, rasanya sudah menjadi hal yang umum digunakan dalam sebuah aplikasi, terutama aplikasi web. Mulai dari konfirmasi, pengingat kata sandi, hingga pemberitahuan kerap dilakukan melalui surel. Namun di mata pengembang aplikasi, mengirim surel melalui aplikasi kadang bukan lah hal yang mudah dilakukan.

Ada layanan lain yang digunakan untuk mengirim surel. Layanan ini bisa berupa fungsi bawaan bahasa pemrograman (di PHP ada fungsi mail) yang biasanya menggunakan program sendmail atau menggunakan layanan dari pihak ketiga yang berupa SMTP (Simple Mail Transport Protocol).

Di beberapa proyek kantor, kami memilih menggunakan layanan pihak ketiga. Alasannya sederhana, kami tak perlu repot memikirkan keruwetan konfigurasi dan perawatan SMTP. Tinggal serahkan saja urusan kirim mengirim surat ke layanan SMTP pihak ketiga, dan kami bisa lebih berkonsentrasi mengembangkan aplikasi.

Ada banyak layanan penyedia SMTP, mulai dari yang gratisan (misal dengan memanfaatkan SMTP Google) hingga yang berbayar. Dari sekian banyak, kami menggunakan Amazon SES dan Mailgun.

Amazon SES

Amazon SES Amazon SES

Amazon SES merupakan salah satu produk dari Amazon Web Services. Amazon SES menawarkan kemudahan, kehandalan, harga yang murah, layanan monitoring dan statistik, hingga integrasi dengan layanan Amazon Web Services lainnya.

Namun dari pengalaman menggunakan layanan ini, rasanya masih sedikit rumit di bagian konfigurasi domain. Amazon SES memerlukan pengaturan tersendiri untuk akses dan domain yang terverifikasi agar bisa mengirim surel.

Jika mengikuti petunjuk, mulai dari mengatur akses SMTP melalui IAM (Identity and Access Management) dan melakukan verifikasi domain dan alamat pengirim, sebenarnya mudah. Namun cara ini menurut saya masih cukup rumit.

Secara harga, seperti layanan Amazon Web Services lainnya, Amazon SES menganut sistem hanya bayar apa yang digunakan. Amazon SES memberikan Free Tier yaitu gratis 2.000 pengiriman surel setiap hari, jika layanan Amazon SES digunakan lewat layanan Amazon EC2 atau AWS Elastic Beanstalk. Untuk harga normal, dikenakan biaya US$ 0.10 per seribu pengiriman surel, belum termasuk hitungan transfer data dan ukuran berkas lampiran.

Mailgun

Mailgun

Menimbang kerumitan pengaturan akses dan harga di Amazon SES, kami pun mencoba Mailgun. Mailgun adalah layanan SMTP yang dikembangkan oleh Rackspace, perusahaan penyedia layanan hosting cloud yang kami juga menggunakan layanannya.

Menggunakan Mailgun, jauh lebih mudah bila dibandingkan dengan Amazon SES. Bahkan hanya dengan bermodal konsol terminal dan akses token, surel bisa dikirim melalui API yang sudah disediakan. Konfigurasi domain pengirim pun juga jauh lebih mudah.

Harga yang ditawarkan Mailgun juga murah. Mailgun memberikan layanan pengiriman 10.000 surel gratis per bulan jika domain terverifikasi atau 300 surel gratis per hari jika domain tidak terverifikasi. Mailgun tidak menghitung biaya transfer data atau pun ukuran berkas lampiran.

Amazon SES atau Mailgun?

Soal kehandalan, tidak perlu diragukan lagi. Mailgun dan Amazon SES merupakan layanan kelas dunia. Mereka menjamin semua surel ditangani dengan baik. Jika surel gagal terkirim atau surel mental, akan tercatat. Kita juga bisa memantau jumlah pengiriman surel melalui fasilitas monitoring yang mereka sediakan.

Jika banyak menggunakan layanan Amazon Web Service, Amazon SES lebih mudah diintegrasikan. Namun jika hanya memerlukan layanan pengiriman email, Mailgun sudah lebih dari cukup.

Soal harga, mari kita coba bandingkan:

Harga Amazon SES Mailgun
Kirim Surel Gratis 2.000 per hari 10.000 per bulan (terverifikasi)
Biaya Transfer Data dihitung 300 per hari (belum terverifikasi)
Kirim Surel Berbayar per 1.000 US$ 0.10 tambah 500.000 US$ 0.00050
tambah 1.000.000 US$ 0.00035
tambah 5.000.000 US$ 0.00015
tambahan lain US$ 0.00010
Transfer Data Masuk US$ 0 per GB
Keluar Mengikuti Harga Amazon EC2
Lampiran US$ 0.12 per GB

Dari tabel perbandingan, terlihat bahwa layanan Mailgun jauh lebih murah. Bahkan kami masih menggunakan jatah gratisan karena frekuensi pengiriman surel tidak sampai 10.000 per bulan.

Kami pun akhirnya lebih banyak (dan mulai beralih) menggunakan Mailgun.

Muhammad Zamroni

pengembang web • penyelam scuba • pejalan pemula • peminat perangkat

Jakarta, Indonesia

1 komentar

Artikel ini ditayangkan pada 8 April 2014, sekitar 3 tahun yang lalu. Informasi pada tulisan ini mungkin sudah tidak sesuai.

Boden

8 April 2015 09:48

tapi yang mailgun gabisa dipake buat transfer data ya berarti

Statistik

Telah dibaca 644 kali. Waktu baca rata-rata 5 menit. Ada 1 komentar.